(Vibiznews – Index) – Pelemahan harga saham di bursa Jepang berlanjut dengan aksi cukup masif pada perdagangan hari Selasa (7/7/2026) untuk saham sektor teknologi.
Indeks harian Nikkei ditutup pada level terendah tiga minggu oleh kekhawatiran tentang keberlanjutan perdagangan AI.
Sentimen regional juga memburuk setelah Samsung Electronics Korea Selatan anjlok hingga 10% meskipun melaporkan pertumbuhan laba yang kuat.
Sementara itu dari rilis data ekonomi Jepang, data yang menunjukkan upah nominal meningkat 3,2% pada bulan Mei, sementara pengeluaran rumah tangga turun 0,4%.
Indeks harian Nikkei turun 2,12% menjadi 68.257, demikian untuk indeks Topix turun 0,97% menjadi 4.062.
Demikian untuk indeks Nikkei berjangka kontrak bulan September 2026 anjlo 2,27% pada posisi 68420.
Saham-saham besar yang rugikan Nikkei seperti saham Kioxia Holdings (-11,3%), Taiyo Yuden (-11%), Murata Manufacturing (-10,1%), Lasertec (-6,4%), dan Ibiden Co (-7%).
Sebaliknya, saham keuangan dan konsumen berkinerja lebih baik, dengan Mitsubishi UFJ naik 2,3% dan Fast Retailing naik 1,1%.








