IHSG Selasa Pagi Menguat 0,7% ke Level 6.081; Regional Bias Melemah, Timur Tengah Memanas

37
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa pagi ini (14/7), terpantau menguat 42,819 poin (0,71%) ke level 6.080,661 setelah dibuka naik ke level 6.057.761.

IHSG bergerak rally memasuki hari keempat ke sekitar hampir 3 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya dibuka mixed melemah di tengah memanasnya tensi geopolitik Timur Tengah dengan diblokirnya Selat Hormuz, serta mencermati Wall Street yang semalam berakhir dalam koreksi dipimpin sektor teknologi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini melemah 0,08% atau 14 poin ke level Rp 18.126, dengan dollar AS di pasar uang Asia menurun setelah menanjak 2 hari di sesi global sebelumnya, terkoreksi setelah bergerak naik oleh memanasnya tensi geopolitik Iran dan harga minyak mentah dunia.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 18.112, serta terpantau terkoreksi mendekati 5 minggu terendahnya dan dekat dengan area rekor terlemahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 19,919 poin (0,33%) ke level 6.057.761. Sedangkan indeks LQ45 naik 0,740 poin (0,12%) ke level 603,110. Pagi ini menguat 42,819 poin (0,71%) ke level 6.080,661. Sementara LQ45 terlihat turun 0,05% atau 0,290 poin ke level 602,880.

Tercatat saat ini sebanyak 423 saham naik, 183 saham turun dan 186 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street ditutup pada dini hari tadi dengan terkoreksi oleh memanasnya tensi geopolitik Timur Tengah di Selat Hormuz, yang memicu naiknya harga minyak serta aksi jual atas saham-saham semiconductors. Dow Jones berakhir turun 0,26%, S&P 500 melemah 0,79%, serta Nasdaq merosot 1,55%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau mixed melemah, di antaranya Nikkei yang turun 0,84%, dan Hang Seng yang naik 0,05%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini rally ke sekitar hampir 3 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed melemah di tengah memanasnya lagi tensi geopolitik Timur Tengah, serta mencermati Wall Street yang berakhir dalam koreksi dipimpin sektor teknologi.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan bias positif walau agak terbatas, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.171 dan 6.377. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5,317 dan bila tembus ke level 5,073.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group