IHSG Kamis Siang Menguat 1,5% ke Level 6.430; Meneruskan Uptrend, 5 Minggu Tertingginya

65
IHSG
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis siang ini (23/7), terpantau menguat signifikan 95,678 poin (1,51%) ke level 6.430,154 setelah dibuka naik ke level 6.366.012.

IHSG bergerak meneruskan uptrend sebelumnya di level 5 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed bias menguat berupaya bangkit dari aksi jual sebelumnya di tengah tensi geopolitik Timteng dan harga minyak yang memanas, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam lanjut terkoreksi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini melemah terbatas 0,06% atau 10 poin ke level Rp 17.885, dengan dollar AS di pasar uang Asia menurun setelah melemah di sesi global sebelumnya, dalam koreksi setelah rally oleh panasnya konflik AS-Iran yang sempat mengangkat dollar sebagai aset safe haven.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.875, serta terpantau terkoreksi dari area sebulan tertingginya kemarin.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 31,536 poin (0,50%) ke level 6.366.012. Sedangkan indeks LQ45 naik 0,810 poin (0,56%) ke level 629,010. Siang ini menguat 95,678 poin (1,51%) ke level 6.430,154. Sementara LQ45 terlihat naik 0,98% atau 6,200 poin ke level 638,750.

Tercatat saat ini sebanyak 407 saham naik, 166 saham turun dan 177 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional siang ini terpantau bias menguat, di antaranya Nikkei yang naik 0,57%, dan Hang Seng yang menanjak 1,34%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini positif di level 5 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed bias bangkit dari aksi jual sebelumnya di tengah harga minyak yang melaju, serta mencermati Wall Street yang berakhir lanjut terkoreksi

Berikutnya IHSG kemungkinan agak tertahan oleh profit taking pendek, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.460 dan 6.631. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,002 dan bila tembus ke level 5,839.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group