Rekomendasi Forex EUR/USD 27 Juli 2026 : Naik Terdorong Pelemahan Dolar AS dan Penguatan Data Ekonomi

93

(Vibiznews – Forex) Mata uang Euro berakhir turun pada akhir pekan hari Jumat.

Pasangan mata uang EUR/USD berakhir turun 0,06% pada 1.1371.

Namun Euro mendapat dukungan setelah imbal hasil obligasi pemerintah Jerman 10 tahun pada Kamis sedikit naik ke level tertinggi baru dalam 15 tahun, yang menggambarkan dampak kenaikan harga minyak dan kekhawatiran inflasi.

ECB pada pertemuan kebijakannya pada Kamis mempertahankan suku bunga deposito utamanya tidak berubah di 2,25%, sesuai dengan ekspektasi pasar. Bank Sentral Eropa (ECB) mengatakan bahwa mereka mempertahankan suku bunga tidak berubah, menunggu data lebih lanjut untuk menentukan apakah kenaikan suku bunga tambahan diperlukan untuk mengatasi prospek inflasi. Namun, Presiden ECB Christine Lagarde mengatakan, “Risiko terhadap prospek inflasi cenderung meningkat.”

Pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga ECB sebesar +25 basis poin sebesar 91% pada pertemuan kebijakan berikutnya pada 10 September.

Pada akhir pekan, AS menangguhkan serangan terhadap Iran untuk malam kedua berturut-turut, meredakan kekhawatiran atas gangguan pasokan di Timur Tengah setelah konflik yang meningkat selama beberapa minggu.

Jeda tersebut dimulai pada Jumat malam tanpa pengumuman resmi apa pun, sementara Teheran mengatakan telah menghentikan operasi militer balasannya dan terlibat dalam pembicaraan dengan Oman mengenai Selat Hormuz.

Meredanya ketegangan militer AS-Iran di Timur Tengah dapat menurunkan harga minyak dan menurunkan permintaan safe haven dolar AS.

Sore nanti akan dirilis data Ifo Business Climate Juli Jerman yang diindikasikan meningkat.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Euro dapat bergerak naik terdukung pelemahan dolar AS seiring meredanya ketegangan AS-Iran yang mengurangi permintaan safe haven dolar AS dan menurunkan harga minyak. Juga jika data Ifo Business Climate Juli Jerman terealisir naik, akan menguatkan Euro. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance 1.1393-1.1415. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support 1.1357-1.1343.