Bursa Wall Street Selasa Ditutup Naik Terdukung Laporan Keuangan Positif Emiten

101
Bursa Wall Street - Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Index) – Bursa Saham Wall Street pada penutupan pasar hari Selasa waktu AS (Rabu pagi WIB, 5 Agustus 2026) berakhir berpesta rekor tertinggi sepanjang masa. Reli kuat ini didorong oleh laporan keuangan emiten yang secara luas melampaui ekspektasi pasar, ditambah penurunan tajam harga minyak dunia seiring meredanya ketegangan geopolitik yang ikut meringankan tekanan inflasi bagi investor.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup terbang +1,71% atau 907,47 poin ke rekor penutupan baru di level 54.085,88, melanjutkan rekor yang telah dicetak sehari sebelumnya. Indeks S&P 500 ditutup melonjak +1,79% ke rekor penutupan baru di level 7.736,52, level tertinggi sejak Juni. Sementara indeks Nasdaq Composite ditutup melesat +2,59% ke posisi 26.584,99.

Laporan keuangan emiten menjadi faktor utama yang menopang penguatan indeks pada sesi perdagangan kali ini. Lebih dari 84% perusahaan dalam indeks S&P 500 yang telah merilis laporan kinerjanya berhasil melampaui ekspektasi para analis, menegaskan bahwa harga saham cenderung mengikuti arah pertumbuhan laba korporasi dalam jangka panjang.

Sentimen di sektor energi turut memberikan dorongan tambahan bagi pasar. Harga minyak mentah dunia merosot tajam seiring munculnya harapan pembukaan kembali Selat Hormuz serta pernyataan pejabat Departemen Keuangan AS yang mengonfirmasi adanya pembicaraan dengan pihak Iran. Penurunan harga energi ini turut meredakan kekhawatiran investor terhadap tekanan inflasi yang selama ini membayangi pasar.

Saham-saham yang menggerakkan bursa hari Selasa di antaranya:

Palantir Technologies (PLTR) melonjak drastis hingga +29% setelah perusahaan merilis pertumbuhan pendapatan kuartal kedua yang jauh di atas estimasi pasar, sekaligus mencatatkan kenaikan harian terbesar dalam lebih dari dua tahun terakhir. Kinerja ini turut meyakinkan investor bahwa permintaan terhadap teknologi kecerdasan buatan (AI) masih tetap kuat.

Caterpillar mencatatkan kenaikan lebih dari +5% dan menjadi salah satu penopang utama penguatan Dow Jones, sekaligus melampaui rekor intraday yang sebelumnya dicapai pada bulan lalu.

Sektor teknologi melonjak sekitar +4%, sementara penguatan turut meluas ke sektor lain di luar teknologi. Sektor finansial menguat +0,9% dipimpin oleh saham Goldman Sachs yang naik lebih dari +2%, sementara sektor industri dan material masing-masing naik hampir +2%.

Saham berbasis kecerdasan buatan (AI) kembali memimpin penguatan pasar, melengkapi tren positif dari performa kuat saham Amazon dan sektor semikonduktor yang telah terlihat sejak awal pekan ini.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan pergerakan bursa Wall Street pada sesi perdagangan selanjutnya akan tetap dipengaruhi oleh keberlanjutan musim laporan keuangan emiten-emiten besar lainnya, perkembangan pembicaraan geopolitik AS-Iran, serta arah pergerakan harga minyak dunia yang masih menjadi perhatian utama pelaku pasar.