Indeks Kospi Rabu Ditutup Melonjak Ditopang Momentum AI yang Berkelanjutan

30

(Vibiznews – Index) Bursa saham Korea Selatan mencatatkan pencapaian penting pada penutupan perdagangan hari ini, Rabu, 9 September 2026. Indeks KOSPI ditutup melonjak tajam, akhirnya sukses merebut kembali zona psikologis 7.000 untuk pertama kalinya dalam 33 hari perdagangan terakhir, setelah bergerak fluktuatif pada sesi-sesi sebelumnya.

Indeks acuan Korea Composite Stock Price Index (Kospi) ditutup naik 97,12 poin, atau melesat 1,40 persen, dan berakhir pada level 7.051,64. Pencapaian ini menandai pembalikan arah yang kuat setelah sesi kemarin sempat tertekan akibat aksi jual ritel besar-besaran menjelang penutupan.

Dorongan utama hari ini datang dari tren kecerdasan buatan yang solid, di mana KOSPI berhasil melampaui ambang 7.000 secara penutupan yang ditopang oleh momentum AI yang berkelanjutan. Sektor semikonduktor global mendapatkan angin segar setelah Indeks Semikonduktor Philadelphia naik 1,3% semalam. Prospek positif permintaan memori untuk model AI terbaru seperti GPT-6 Astra milik OpenAI membuat SK Hynix melonjak 3,4 persen dan Samsung Electronics naik 1,1 persen.

Berbeda dengan perdagangan hari sebelumnya yang tertekan aksi jual ritel, pasar hari ini menunjukkan rebound yang kuat, didukung oleh tren pembelian bersama dari investor asing dan institusi. Aliran dana institusi dan investor asing yang berbalik masuk secara masif bertindak sebagai motor penggerak utama penguatan bursa pada sesi ini.

Sentimen pasar turut didukung oleh meredanya volatilitas di pasar valuta asing, dengan mata uang won Korea Selatan bergerak menguat terhadap dolar AS, yang secara otomatis meningkatkan daya tarik aset ekuitas domestik di mata investor global. Selain sektor teknologi, KOSPI juga ditopang oleh rilis keberhasilan kontrak industri domestik, salah satunya saham Hanwha Ocean yang melonjak 2,0 persen setelah terpilih sebagai penawar prioritas untuk proyek fregat angkatan laut Thailand senilai USD 509 juta.

Penguatan KOSPI hari ini tergolong impresif karena mampu mengabaikan kekhawatiran eksternal. Pasar berhasil membatasi sentimen negatif dari ketegangan geopolitik AS-Iran di Selat Hormuz yang sempat melambungkan harga minyak mentah Brent mendekati USD 100 per barel, menegaskan kuatnya momentum domestik yang mengangkat bursa Seoul kembali ke atas level psikologis 7.000 pada penutupan perdagangan hari ini.