(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis siang ini (10/9), terpantau melemah terbatas 9,678 poin (0,14%) ke level 6.668,523 setelah dibuka naik ke level 6.688.175.
IHSG bergerak dalam konsolidasi di area 17 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed bias melemah di tengah lanjut memanasnya tensi geopolitik Timur Tengah yang mendongkrak harga minyak dunia ke atas $100 per barrel, serta mencermati Wall Street yang semalam berakhir tertekan di hari ketiga dipimpin sektor retail.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini melemah 0,14% atau 25 poin ke level Rp 17.525, dengan dollar AS di pasar uang Asia agak menurun setelah melemah 3 hari di sesi global sebelumnya, tertekan mendekati 3 minggu terendahnya oleh rally yen Jepang ke-7 bulan tertingginya dan harga minyak dunia yang terus rally.
Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.500, serta terpantau tergerus dari area 4 bulan tertingginya.
Mengawali perdagangannya, IHSG terpantau menguat 9,974 poin (0,15%) ke level 6.688.175. Sedangkan indeks LQ45 naik 0,960 poin (0,14%) ke level 665,480. Siang ini melemah 9,678 poin (0,14%) ke level 6.668,523. Sementara LQ45 terlihat turun 1,680 poin (0,25%) poin ke level 662,570.
Tercatat saat ini sebanyak 272 saham naik, 333 saham turun dan 186 saham stagnan.
Sementara itu, bursa regional siang ini terpantau melemah, di antaranya Nikkei yang turun 0,31%, dan Hang Seng yang merosot 1,29%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dalam konsolidasi sekitar level 17 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed melemah di tengah harga minyak dunia yang melaju, serta mencermati Wall Street yang semalam dalam koreksi.
Berikutnya IHSG kemungkinan dalam rentang konsolidasi pendek, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.787 dan 7.002. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,373 dan bila tembus ke level 6,230.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group






