Rekomendasi Forex Dolar AS 16 September 2026 : Naik Terdukung Kenaikan Suku Bunga The Fed

54

(Vibiznews – Forex) Indeks dolar AS berakhir naik pada hari Selasa, terdukung kenaikan harga minyak dan imbal hasil Treasury AS.

Indeks dolar AS berakhir naik 0,135 pada 99,61.

Penguatan dolar AS terdukung lonjakan harga minyak mentah WTI sebesar +4% pada hari Selasa meningkatkan ekspektasi inflasi dan berpotensi mendorong The Fed untuk memperketat kebijakan moneter.

Dukungan bagi dolar AS juga datang dari kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS (T-note) tenor 10 tahun ke level tertinggi dalam 19 tahun sebesar 5,04% memperkuat selisih suku bunga dolar.

Faktor pendukung lainnya bagi dolar adalah ekspektasi bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp) dalam pertemuan FOMC hari Selasa/Rabu.

Namun, kenaikan dolar AS sempat berkurang setelah survei manufaktur Empire bulan September menunjukkan hasil yang lebih lemah dari perkiraan.

Survei manufaktur Empire AS bulan September mengenai kondisi bisnis umum turun 13,0 poin menjadi 7,6, lebih lemah dibandingkan perkiraan sebesar 15,0.

Pasar memperhitungkan adanya peluang sebesar 96% bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga sebesar +25 bp dalam pertemuan FOMC hari Selasa/Rabu.

Rabu malam ini akan dirilis data Retail Sales Agustus AS yang diindikasikan meningkat.

Kamis dinihari nanti akan dirilis keputusan suku bunga Fed yang diindikasikan meningkat.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS dapat bergerak naik dengan ekspektasi kenaikan suku bunga Fed hari Kamis dinihari ini. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance 99,70-99,80. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support 99,49-99,38.