(Vibiznews – Commodity) Harga perak berakhir anjlok pada hari Senin, 28 September 2026, tertekan penguatan dolar AS.
Harga perak spot ditutup anjlok 5,71% pada $60,64.
Harga perak berjangka AS kontrak Desember 2026 ditutup anjlok 4,76% pada $61,72.
Kenaikan dolar AS pada hari Senin menekan harga logam mulia.
Demikian juga kenaikan imbal hasil obligasi global pada hari Senin juga turut menekan harga logam mulia.
Komentar hawkish dari Gubernur The Fed, Cook, pada hari Senin memberikan sentimen negatif bagi logam mulia; ia mengisyaratkan bahwa The Fed mungkin akan terus menaikkan suku bunga karena menilai pasar tenaga kerja AS berada dalam posisi yang cukup kuat untuk menghadapi tingkat suku bunga yang lebih tinggi.
Malam nanti akan dirilis data JOLTs Job Openings Agustus AS yang diindikasikan menurun.
Harga minyak kembali naik setelah pejabat Iran dilaporkan menyatakan keraguan mengenai tercapainya kesepakatan sebelum pemilihan umum sela AS pada bulan November, menyusul penolakan Presiden Donald Trump terhadap usulan terbaru dari Teheran.
Imbal hasil obligasi pemerintah AS (Treasury) melonjak ke level tertinggi baru dalam beberapa tahun terakhir di tengah kekhawatiran inflasi yang meningkat dan ekspektasi kenaikan suku bunga lanjutan, yang memberikan tekanan pada logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil (yield).
Pasar kini memperhitungkan kemungkinan sekitar 70% akan adanya kenaikan suku bunga The Fed pada bulan Oktober, menyusul kenaikan suku bunga pertama bank sentral tersebut dalam tiga tahun terakhir yang dilakukan awal bulan ini.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga perak dapat bergerak turun terpicu kenaikan harga minyak yang dapat memicu kenaikan inflasi dan membuat prospek kenaikan suku bunga The Fed. Namun jika malam nanti data JOLTs Job Openings Agustus AS terealisir menurun, akan dapat menekan dolar AS.
Harga perak spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $59,41-$58,18. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $63,08-$65,52.
Harga perak berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $60,26-$58,79. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $63,93-$66,13.








