Rekomendasi Forex GBP/USD 18 Februari 2020

722

(Vibiznews-Forex) GBP/USD turun mendekati 1.30 setelah Perdana Menteri Inggris Johnson mengatakan bahwa dia tidak mencari sesuatu yang spesial dari Uni Eropa di dalam pembicaraan yang akan datang bulan depan. Perdana Menteri luarnegeri Perancis mengatakan kedua belah pihak bisa saling merobek satu dengan yang lain.

Pasangan matauang GBP/USD pada hari Jumat minggu lalu, pada awalnya turun namun pada akhirnya berhasil mendapatkan dukungan yang kuat dekat batas psikologis 1.30 dan akhirnya berakhir tidak berubah pada hari itu. Pounsterling Inggris mendapatkan dukungan yang baik dengan penunjukkan Rishi Sunak sebagai Chancellor of Exchequer yang baru. Sunak dipercaya akan lebih selaras dengan kebijakan Boris Johnson dan lebih menyukai stimulus fiskal yang memaksa para investor untuk menimbang kembali ekspektasi mereka akan terjadinya pemangkasan tingkat bunga yang tiba-tiba oleh Bank of England dan hal ini mendukung Sterling.

Kenaikan sekitar 50 pips dalam perdagangan “intraday’ dari kerendahan harian kemudian didukung lebih jauh oleh melemahnya dolar AS. Dengan melemahnya imbal hasil treasury bond AS, indeks dolar AS melemah lebih jauh dari puncak 4 ½ bulan setelah keluarnya rilis data penjualan ritel bulanan untuk bulan Januari.

Meskipun sudah terjadi kebangkitan, pasangan matauang ini masih tetap berada dibawah “resistance” SMA 50 hari dan bertahan stabil disekitar pertengahan 1.30000 selama jam perdagangan sesi Asia pada hari perdagangan pertama dari minggu yang baru. Namun selanjutnya berbalik turun kembali dengan Perdana Menteri Inggris Johnson mengatakan bahwa dia tidak mencari sesuatu yang spesial dari Uni Eropa di dalam pembicaraan yang akan datang bulan depan dan diperdagangkan disekitar 1.3010.

Penurunan lebih lanjut akan berhadapan dengan “support” terdekat di 1.3000 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2945 dan kemudian 1.2900. Sedangkan kenaikan lebih lanjut akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di 1.3050 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3100 dan kemudian 1.3145 sona supply.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here