(Vibiznews-Forex) GBP/USD diperdagangkan turun ke 1.2916. Pasangan matauang ini sempat meraih kembali 1.30 setelah angka inflasi Inggris mengalahkan yang diperkirakan dengan angka 1.8% dibandingkan dengan yang diperkirakan 1.6%, meningkatkan kemungkinan untuk dinaikkannya tingkat suku bunga.
Suatu reaksi “beli di kerendahan” telah memberikan keuntungan bagi para trader poundsterling. GBP/USD naik setelah angka inflasi yang diukur oleh Consumer Price Index (CPI) melompat dari 1.3% setahun menjadi 1.8% pada bulan Januari – mengatasi yang diperkirakan sebesar 1.6%. Pasangan matauang ini sempat mencapai 1.3020, memperpanjang keuntungannya, sebelum akhirnya turun kembali ke 1.2987 pada awal perdagangan sesi Amerika Serikat dan bahkan turun pada akhir penutupan perdagangan ke 1.2916, karena dolar AS memperpanjang kenaikannya sampai mencapai ketinggian selama 45 bulan.
Sebelumnya, GBP/USD dengan cepat pulih dari penurunannya setelah Inggris melaporkan bahwa pertumbuhan upah menurun pada bulan Desember. Penurunan ke 2.9% setahun apabila dimasukkan bonus dan 3.2% apabila dikeluarkan, dipandang oleh banyak orang sebagai angka yang basi yang terjadi pada kuartal keempat tahun 2019 yang penuh dengan gejolak ketika ketidakpastian politik memuncak.
Sterling juga terus diterpa dengan retorika mengenai Brexit. Uni Eropa terus mendesak agar Inggris mengikuti peraturan Uni Eropa agar dapat memperoleh akses ke pasar yang mudah. Sebaliknya Inggris menekankan bahwa keseluruhan hal dari Brexit adalah bahwa Inggris akan bisa membuat peraturannya sendiri. Banyak orang berharap agar kedua belah pihak menurunkan nadanya pada saat mereka memasuki pembicaraan resmi pada bulan Maret.
Wabah virus corona terus merenggut nyawa manusia dan memukul perekonomian. Sudah lebih dari 2000 orang yang meninggal dan jumlah yang terjangkit penyakit pernafasan ini sudah mencapai 75.000. Namun, tingkat infeksi diberitakan menurun dan pemerintah Cina terus berusaha menenangkan pasar dengan mengeluarkan stimulus-stimulus.
Pasar relatif kalem pada hari Rabu, perubahan yang signifikan dibandingkan dengan ketakutan yang timbul pada hari Selasa setelah keluarnya peringatan dari Apple.
Secara keseluruhan, gambarannya bercampur dengan keuntungan marginal bagi yang berpandangan “bearish”. “Support” terdekat menunggu di 1.2879 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2835 dan kemudian 1.2719. Sedangkan “resistance” terdekat menunggu di 1.2995 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3011 dan kemudian 1.3067
Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting
Editor: Asido



