(Vibiznews-Forex) EUR/USD diperdagangkan mendekati 1.08 dengan berita-berita mengenai virus corona membebani pasar dengan berat. Dolar AS tetap dibeli orang meskipun imbal hasil AS jatuh. Pada awal, IFO Business Climate Jerman muncul bagus dengan 96.1.
Pasangan EUR/USD turun pada hari Senin kemarin, dengan keengganan terhadap resiko kembali mendukung matauang Amerika pada awal dari minggu yang baru. Pasangan matauang ini dibuka dengan “gap” turun dan mencapai dasarnya pada 1.0804 karena berita-berita pada akhir minggu yang memberikan indikasi bahwa wabah virus corona terus menyebar diluar dari Cina. Itali, Korea Selatan dan Iran melaporkan angka yang terkena kasus lebih banyak lagi. Saham ambruk, Wall Street dibuka dengan mengarah ke kerugian yang substansial, menunjukkan bahwa keprihatinan akan terus memimpin ke depannya.
Itali telah mengkonfirmasi empat kematian dan sekitar 50.000 orang berada di dalam penutupan di bagian utara negeri ini. Dan korban yang meninggal telah naik menjadi 4 orang. Beberapa event publik telah dibatalkan.
Korea Selatan terus melaporkan kasus-kasus baru, kebanyakan disekitar sekte agama yang tertutup, membuat identifikasi menjadi semakin rumit. Dua kota telah dikhususkan sebagai “zona perhatian special”. Samsung, salah satu perusahaan terbesar di dunia, menutup operasinya di salah satu pabrik di negara tersebut.
Matauang bersama Eropa bangkit dari kerendahan diawal dan mengisi “gap” pembukaan mingguan sebelum akhirnya stabil di 1.0850 ditolong oleh bagusnya data makro ekonomi dari Jerman. Survey iklim bisnis Jerman untuk bulan Februari menunjukkan bahwa index ini naik dari 95.2 menjadi 96.1. Assesment dari situasi sekarang membaik menjadi 98.9 sementara ekspektasi juga meningkat menjadi 93.4 dari sebelumnya 92.9.
Sementara dari Amerika Serikat, Chicago Fed National Activity Index untuk bulan Januari untuk bulan Januari yang membaik dari – 0.51 menjadi – 0.25, juga mengalahkan perkiraan pasar sebesar -0.92.
Penurunan kembali pasangan matauang ini akan berhadapan dengan “support” terdekat di 1.0800 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.0770 dan kemudian 1.0725. Sedangkan kenaikannya akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di 1.0860 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.0900 dan kemudian 1.0930.
Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting
Editor: Asido


