Rekomendasi Forex GBP/USD 8 April 2020: Penurunan Tertahan Dengan Jatuhnya USD

787

(Vibiznews-Forex) Dengan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson masuk ke ruang ICU dan Gove berada di dalam isolasi diri pribadi, keprihatinan meningkat mengenai siapa yang akan memimpin kerajaan Inggris ditengah krisis yang sedang berlangsung. Sebagai akibatnya, poundsterlin terdorong turun.

Namun GBP/USD pulih kembali dengan dolar AS yang “safe-haven” sedang berada dibawah tekanan ditengah perkembangan coronavirus yang memberi semangat dari berbagai tempat di dunia. Perlambatan yang terjadi dalam kecepatan kematian dan infeksi yang baru dari Itali, Spanyol, Perancis dan Jerman telah mendorong saham-saham naik.

Meskipun demikian, kekuatiran yang dramatis kemungkinan masih akan menekan Poundsterling karena hal-hal sebagai berikut:

Pertama, bagaimana dengan nasib Perdana Menteri? Informasi pada hari Selasa ini mengatakan bahwa Perdana Menteri sedang mendapatkan oksigen namun bukan ventilator. Meskipun demikian yang namanya berada di dalam ruangan ICU tetap cukup mengkuatirkan.

Kedua, adalah masalah kepemimpinan. Johnson memenangkan mayoritas dalam pemilihan suara di bulan Desember dan telah mengkonsolidasikan kekuatan kuasanya. Setiap pemimpin yang lain perlu mendapatkan kepercayaan dari yang lain lebih dahulu, sementara negara ini dan dunia sedang ada dalam pertempuran menghadapi krisis coronavirus.

Ketiga, Inggris sedang ada dalam krisis karena sempat salah penanganan pada waktu awal dan baru saja beralih dari kebijakan “herd immunity” kepada kebijakan “lockdown” dengan demikian pada saat negara Eropa lainnya sudah akan menurun, Inggris baru mau menuju puncak.

Keempat, Sekretaris Luarnegeri Dominic Raab yang sekarang menggantikan Boris Johnson adalah intelektual dibalik Brexit dan penganut fanatik keluarnya Inggris dengan keras dari Uni Eropa. Selain itu Raab berpandangan lebih konservatif dalam hal fiskal sehingga akan kurang mau mengeluarkan stimulus.

Secara keseluruhan “bearish” masih memegang kontrol dengan “support” terdekat menunggu di 1.2316 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2200 dan kemudian 1.2100. Sedangkan kenaikannya akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di 1.2375 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke  1.2480 dan kemudian 1.2610.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here