Rekomendasi EUR/USD 19 Februari 2021: Masihkah Ada Ruang Untuk Naik Lagi?

1388

(Vibiznews – Forex) EUR/USD naik mengarah ke 1.21 disekitar 1.2075 karena klaim pengangguran AS keluar mengecewakan dengan kenaikan ke 861.000. Imbal hasil Treasury AS turun dari ketinggiannya.

Orang Amerika berpesta dalam belanja yang terlihat dalam laporan lompatnya penjualan ritel AS kemarin, sehingga menaikkan dollar AS. Namun, keluarnya klaim pengangguran mingguan yang mengecewakan telah membuat dollar AS kembali turun bersamaan dengan turunnya imbal hasil treasury AS.

Faktor lainnya yang dapat membuat tekanan turun terhadap dollar AS adalah rintangan terhadap keluarnya stimulus AS dalam jumlah yang besar dan sikap the Fed yang lebih mementingkan “full employment” dengan kesediaan untuk mengorbankan inflasi yang menganggap inflasi saat ini hanya bersifat sementara dan justru baik bagi ekonomi.

Silahkan klik jika ingin join Telegram Vibiznews

Naiknya penjualan ritel AS secara signifikan menunjukkan bahwa orang Amerika masih memiliki banyak uang untuk berbelanja. Hal ini mengakibatkan usulan paket stimulus dalam jumlah yang besar akan menghadapi perjuangan untuk bisa lolos, paling tidak jumlahnya akan harus berkurang banyak. Akibatnya imbal hasil treasury AS bisa turun dari ketinggiannya dan dengan demikian membuat dollar AS menjadi kurang menarik.

Sementara itu, pendekatan dari the Fed yang memandang setiap kenaikan harga sebagai inflasi yang sementara dan bahkan baik bagi AS yang bertentangan dengan keprihatinan dari pasar saat ini. Jika investor dapat diyakinkan sepenuhnya bahwa kenaikan tingkat bunga AS dan pengurangan pembelian obligasi masih lama, hal ini bisa membebani dollar AS.

Selanjutnya, orang Amerika berpesta dalam belanja ditengah kesulitan pekerjaan dimana masih banyaknya pengangguran sebagaimana yang ditunjukkan dengan laporan klaim pengangguran mingguan yang mengecewakan dengan angka masih mendekati 700.000 yang masih buruk dibandingkan dengan puncak dari krisis finansial.

Secara keseluruhan, masih ada ruang bagi koreksi atas dollar AS paling tidak dalam jangka pendek.

Dari benua Eropa, PM Itali yang baru Mario Draghi meminta kepada penduduk Itali untuk bersatu dan fokus kepada integrasi Eropa yang merupakan faktor yang positip bagi euro. Selain itu kampanye vaksin terus mengalami kemajuan meskipun berjalan dengan kecepatan yang lambat, namun beruntung kasus baru dan angka kematian Covid – 19  menurun.

“Support” terdekat menunggu di 1.2025 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.20 dan kemudian 1.1950.  “Resistance” terdekat menunggu di 1.2085  yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2115 dan kemudian 1.2145.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here