(Vibiznews – Forex) EUR/USD tidak berhasil mengambil keuntungan dari angka penjualan ritel AS yang mengecewakan, sehingga turun ke bawah 1.19 disekitar 1.1894. Euro terpukul oleh penghentian vaksin AstraZeneca.
EUR/USD terus mengalami tekanan sehingga sepertinya sulit mencari argumen untuk kenaikannya.
Seluruh negara besar di Eropa mengikuti Jerman menunda pendistribusian vaksin Covid – 19 dari AstraZeneca setelah beberapa kasus penggumpalan darah pada saat diadakan penyuntikan. Setelah jutaan dosis didistribusikan dengan berhasil di Eropa dan Inggris, dan ditempat lainnya, Sebagian mencurigai ada spesifik batch yang menjadi penyebabnya. Dipihak lain, European Medicines Agency mengabaikan keprihatinan ini.
Bagi pasar, setiap penundaan di dalam pendistribusian vaksin di Eropa, yang selama ini kemajuannya sangat lambat, berarti penundaan lebih lama lagi terhadap pemulihan ekonomi. Inilah kunci yang menggerakkan euro turun.
Terlebih lagi krisis AstraZeneca muncul tepat pada saat Itali sedang mengalami lockdown yang baru, dan Jerman sedang kuatir dengan kenaikan kasus coronavirus secara eksponensial. Sementara di Amerika Serikat imunisasi semakin cepat berjalan dan tren infeksi terus menurun.
Ketidakpastian politik juga membebani matauang Bersama Eropa dengan partai kanan-tengah dari Kanselir Angela Merkel sedang mendapatkan pukulan.
Setelah mengalami kenaikan yang tajam pada bulan Januari dengan kenaikan sebanyak 7.6%, penjualan ritel AS turun 3% pada bulan Februari, meleset dari yang diperkirakan penurunan yang hanya 0.5%. Sementara penjualan inti, turun 2.7% setelah pada bulan Januari mengalami kenaikan 5.9% dan para ekonomi memperkirakan terjadi kenaikan 0.2%.
Dolar AS sedikit turun dengan yields AS 10 tahun turun dibawah dari 1.60%, namun kelihatannya penurunan ini bersifat sementara. Investor saham secara bertahap menjadi biasa terhadap kenaikan return dari hutang pemerintah AS yang aman.
Secara keseluruhan, euro cenderung turun sementara dollar AS cenderung naik.
“Support” terdekat menunggu di 1.1885 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1840 dan kemudian 1.1790. “Resistance” terdekat menunggu di 1.1940 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1965 dan kemudian 1.1990.
Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting
Editor: Asido



