(Vibiznews – Forex) GBP/USD berjuang untuk pulih kembali, diperdagangkan di sekitar 1.4118 setelah bekas Perdana Menteri Dominic Cummings memberikan di testimoni di Parlemen dan mengkritik pemerintah dengan berat. Dolar AS memperoleh kembali sebagian dari kerugiannya ditengah yields treasury AS yang stabil.
Cummings adalah seniornya PM Boris Johnson. Kritik dari Cummings mengenai mismanagement PM Boris Johnson dalam hal pandemik memukul Sterling.
Faktor lain yang menekan turun sterling adalah naiknya kasus Covid – 19 yang mengkuatirkan. Penyebaran varian baru dari India menambah tekanan terhadap sterling. Perancis sedang mempertimbangkan untuk merestriksi pengunjung dari Inggris, menyusul Langkah dari Jerman.
Kedua hal tersebut ditambah dengan menguatnya dollar AS telah menahan sterling dari bergerak naik.
Angka – angka makro ekonomi AS belakangan ini menunjukkan perlambatan yang terjadi dalam pemulihan AS.
Conference Board’s Consumer Confidence index untuk bulan May dan New Home Sales untuk bulan April kurang daripada yang diperingatkan.
Secara keseluruhan, GBP/USD bisa jadi akan lebih tertekan.
“Support” terdekat menunggu di 1.4100 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.4050 dan kemudian 1.4010. “Resistance” terdekat menunggu di 1.4185 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.4210 dan kemudian 1.4235.
Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting
Editor: Asido



