Rekomendasi Mingguan EUR/USD 11 – 15 Oktober 2021: Tidak Ada Harapan Bagi EUR?

1905

(Vibiznews – Forex) Setelah sempat turun dari ketinggian di 1.1750 ke kerendahan 1.1575 pada dua minggu lalu, EUR/USD terus tertekan di bawah dan mengakhiri minggu lalu di kerendahan yang lebih bawah di 1.1528 dengan dunia berjuang untuk mengatasi pandemik. Pemulihan aktifitas ekonomi menghadapi rintangan yang besar di dalam bottlenecks dan disrupsi rantai supply. Naiknya harga gas dan tekanan inflasi berikutnya adalah bagian dari skenario disrupsi. Namun munculnya angka Nonfarm Payrolls yang mengecewakan membuat EUR/USD berhasil berbalik naik ke 1.1572.

Dollar AS mendapatkan keuntungan dari situasi ini di tengah kondisi safe-haven dan juga spekulasi akan segera diterapkannya “tapering”. Disisi lain, matauang bersama Eropa tertekan oleh data lokal yang buruk yang menunjukkan pertumbuhan yang melambat di kuartal terakhir dari tahun ini.

Pada saat yang bersamaan, ketidak seimbangan antar bank sentral ke dua kubu mempengaruhi pasangan matauang ini. Federal Reserve AS telah lama mengantisipasikan untuk mengurangi program fasilitas sehubungan dengan pandemik, sementara ECB kelihatannya cukup nyaman memelihara dukungan keuangan.

Sentimen pasar membaik di pertengahan minggu dengan Senat AS berhasil mensepakati memperpanjang batas waktu hutang. Hal ini bukanlah sesuatu yang mengejutkan. Kongres AS tidak akan membiarkan negara menjadi gagal bayar. Berita ini memberikan dorongan yang bagus terhadap saham-saham namun tidak mendukung EUR yang sedang tertekan.

Minggu lalu, rilis laporan Nonfarm Payrolls AS sangat mengecewakan, dengan hanya menambah 194.000 pekerjaan baru di bulan September, jauh lebih buruk daripada yang diperkirakan penambahan sebanyak 500.000 pekerjaan. Tingkat pengangguran turun ke 4.8% namun disebabkan karena menciutnya tingkat partisipasi ke 61.6%. Dolar AS baru mendapatkan tekanan jual setelah keluar kabar NFP AS yang buruk. Meskipun demikian EUR masih tidak bisa mengambil keuntungan dari melemahnya dollar AS secara luas.

PMI Jasa AS yang dilaporkan oleh ISM membaik menjadi 61.9 pada bulan September, lebih tinggi daripada yang diperkirakan. Survey dari ADP menghasilkan angka yang mengejutukan sebesar 568.000, jauh lebih besar daripada yang diperkirakan sebesar 428.000, sementara klaim pengangguran terkontraksi menjadi 326.999 di minggu yang berakhir tanggal 1 Oktober.

Sementara itu dari benua Eropa, angka Jerman adalah yang paling mengecewakan, dengan sebagian besar dari data yang keluar mengecewakan, dan kebanyakan meleset dari yang diperkirakan pasar. Factory Orders Agustus turun 7.7% MoM, sementara Industrial Production di bulan yang sama turun 4%. Juga, Trade Balance hanya membukukan sedikit surplus sebesar €13 miliar, dengan ekspor turun 1.2%.

Uni Eropa melaporkan penjualan ritel Agustus, yang naik sedikit 0.3% pada bulan yang bersangkutan, sementara Sentix Investor Confidence bulan Oktober terkontraksi menjadi 16.9 dari 19.6. Akhirnya, Producer Price Index naik 1.1% di bulan Agustus dan 13.4% jika dibandingkan dengan tahun yang lalu.

Minggu ini, akan dimulai dengan Jerman mempublikasikan survey ZEW bulan Oktober. Selain itu akan keluar juga angka final data inflasi Jerman dan data inflasi AS, sementara event utama adalah Penjualan Ritel AS bulan September yang diperkirakan akan turun 0.2% di bulan September.

“Support” terdekat menunggu di 1.1528  yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1500 dan kemudian 1.1450. “Resistance” terdekat menunggu di 1.1580 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1640 dan kemudian 1.1700.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here