(Vibiznews – Forex) GBP/USD turun untuk hari ke dua pada minggu ini menjelang rilis pernyataan kebijakan moneter dari the Fed dan diperdagangkan di sekitar 1.3513.
Sentimen terhadap resiko baik sebagaimana yang terlihat dengan indeks saham Eropa berwarna hijau, dan saham berjangka AS mengarah naik pada saat pembukaan perdagangan sesi AS. Namun munculnya krisis Ukraina – Rusia menyebabkan sentimen investor yang bagus tetap terpengaruh negatip dengan partisipan pasar sadar akan adanya resiko geopolitik.
Hal di atas, bersamaan dengan isu politik domestik yang dinamakan “party gate”, menekan prospek dari GBP. Angela Rayner, wakil pemimpin partai Buruh mengatakan bahwa anggota parlemen dari partai Konservatif harus berhenti mendukung PM Inggris sekarang, dan Boris Johnson sepantasnya mengundurkan diri.
Sementara itu, para trader GBP/USD sedang menunggu petunjuk yang akan datang dari pernyatan hasil pertemuan FOMC. Diperkirakan akan bernada hawkish.
“Support” terdekat menunggu di 1.3457 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3405 dan kemudian 1.3374. “Resistance” terdekat menunggu di 1.3539 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3570 dan kemudian 1.3622.
Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting
Editor: Asido.



