Mencermati Data Tenaga Kerja dan Laporan Pendapatan Emiten – Market Mover 2 February 2022

1057

(Vibiznews – Market Mover) Data tenaga kerja AS menjadi perhatian pasar investasi global pada pekan ini. Sedangkan dari pasar saham akan dicermati laporan hasil pendapatan dari perusahaan-perusahaan besar.

Pada Selasa malam kemarin telah dirilis data lowongan pekerjaan AS naik menjadi 10,92 juta, jauh di atas perkiraan sebesar 10,28 juta dan meningkat 1,4% dari November.

Sedangkan pada Rabu malam ini akan dirilis data ADP Employment Change bulan Januari yang diindikasikan terjadi penurunan.

Pada Kamis malam akan dirilis data jobless claim minggu lalu yang diindikasikan terjadi penurunan.

Kemudian pada hari Jumat akan dirilis data penting Non Farm Payrolls bulan Januari yang diindikasikan terjadi peningkatan, dan dirilis data Unemployment Rate bulan Januari yang diindikasikan stabil.

Dengan lebih banyaknya hasil positif dari data tenaga kerja AS akan memberikan sentimen penguatan ekonomi AS.

Sementara itu laporan pendapatan emiten di pasar saham dicermati, dengan dirilisnya laporan pendapatan perusahaan-perusahaan besar.

Bagaimanakah pengaruh data tenaga kerja AS dan laporan pendapatan emiten bagi pasar investasi global?

Dari pasar Forex, dólar AS mengalami penurunan setelah pasar saham menguat, mengurangi daya tarik mata uang safe haven seperti dólar AS. Euro mendapat dorongan dari kenaikan imbal hasil 10-tahun Jerman mencapai level tertinggi sejak pertengahan 2019. Demikian juga Poundsterling meningkat setelah imbal hasil 10-tahun Inggris mencapai level yang tertinggi pada awal 2019. Namun jika data tenaga kerja AS memberikan hasil positif, akan menguatkan dolar AS.

Dari pasar Index, kekuatan dalam hasil pendapatan kuartalan perusahaan mendorong harga saham. Dari 183 perusahaan di S&P 500 yang telah melaporkan pendapatan musim ini, lebih dari 82% telah mengalahkan atau memenuhi perkiraan, dan keuntungan datang sekitar 5,2% lebih tinggi dari tingkat yang diproyeksikan. Laporan positif ini memberikan dukungan bagi penguatan Bursa saham AS. Penguatan bursa saham AS memberikan dukungan bagi bursa Asia dan Eropa.

Dari pasar Komoditas, harga emas sempat naik dengan melemahnya dólar AS, namun terpantau bergerak lemah dengan menurunnya permintaan safe haven. Jika data tenaga kerja AS positif dan menguatkan dólar AS, akan menekan harga emas. Sedangkan harga minyak bergerak naik dengan pasokan minyak mentah mingguan AS menurun dan penurunan produksi akibat ketegangan geopolitik. Namun jika dolar AS menguat dengan positifnya data tenaga kerja, akan dapat menekan harga minyak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here