(Vibiznews – Forex) Poundsterling Inggris berada dalam tekanan jual yang berat pada awal hari Senin dan GBP/USD diperdagangkan pada level terendah dalam 14 bulan di bawah 1.3200 di sekitar 1.3174. Dollar AS terus mendapatkan permintaan safe – haven dengan perang Rusia – Ukraina memaksa para investor mencari tempat investasi yang aman.
GBP/USD memulai minggu yang baru di bawah tekanan bearish yang kuat dengan dollar AS mengkapitalisasi arus safe – haven. Pasangan matauang ini sedang mengetes support di level 1.3160 yang apabila berhasil ditembus akan bisa turun lebih jauh.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengulangi bahwa mereka akan tetap teguh meningkatkan agresi terhadap Ukraina sampai permintaan mereka dipenuhi. Menteri pertahanan Ukraina mengatakan pada awal hari Senin bahwa Rusia sedang mentargetkan infrastruktur untuk mendisrupsi arus informasi. Selain itu, Rusia juga sedang mengakumulasikan kekuatannya dengan maksud menyerang Kyiv dalam jangka pendek.
Pada akhir minggu lalu, PM Inggris Boris Johnson mengatakan bahwa mereka akan meningkatkan tekanan ekonom terhadap Rusia dan menambahkan bahwa mereka perlu dengan cepat memperkuat pertahanan di negara-negara NATO.
Delegasi dari Rusia dan Ukraina diskedulkan bertemu pada hari Senin namun pembicaraan diperkirakan hanya untuk masalah kemanusiaan bukannya solusi diplomatik dari konflik yang sedang berlangsung.
“Support” terdekat menunggu di 1.3160 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3120 dan kemudian 1.3100. “Resistance” terdekat menunggu di 1.3200 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3250 dan kemudian 1.3270.
Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting
Editor: Asido.



