(Vibiznews – Forex) EUR/USD diperdagangkan di sekitar 1.1040, stabil di tengah melemahnya perdagangan yang risk-off. Presiden ECB Lagarde mengatakan bahwa area euro tidak melihat adanya elemen stagflasi.
Pasangan matauang EUR/USD diperdagangkan agak sepi dalam rentang harga yang sempit pada hari pertama di minggu perdagangan yang baru pada jam sesi Eropa. Konflik Rusia – Ukraina yang berkepanjangan menyebabkan para investor hanya berdiri di luar. Sentimen pasar yang berhati-hati menyebabkan arus safe – haven ke dollar AS yang menekan turun EUR/USD. Matauang Bersama Eropa selanjutnya tertekan oleh kekuatiran bahwa ekonomi Eropa akan merasakan dampak negatip yang paling banyak dari krisis di Ukraina.
Perkembangan geopolitik terbaru adalah pemerintah Ukraina menolak mentah-mentah seruan dari Rusia untuk menyerahkan kota pelabuhan di Mariupol sebagai ganti diberikannya koridor kemanusiaan. Hal ini terjadi setelah pasukan Rusia berhasil maju ke Pelabuhan Mariupol yang terkepung setelah satu roket yang mematikan menghantam pada hari Sabtu. Hal ini membuat pergerakan optimis belakangan ini menjadi tertahan di pasar dan membebani sentimen para investor. Kegelisahan ini jelas terlihat pada pasar saham yang dikuasai sentimen yang penuh kehati-hatian yang menguntungkan assets yang safe-haven secara tradisional, termasuk dollar AS.
Sementara itu, the Fed mengumumkan dimulainya siklus kebijakan pengetatan pada minggu lalu dan mengatakan akan bisa menaikkan tingkat suku bunga sampai 6 kali sepanjang pertemuan FOMC pada tahun 2022. Selain itu dua anggota FOMC yang berpengaruh mengatakan bahwa bank sentral AS perlu menganut kebijakan yang lebih agresif untuk memerangi inflasi yang terus tinggi yang mendukung naik dollar AS lebih jauh. Sementara gubernur Fed Christopher Waller mengatakan bahwa perang di Ukraina adalah alasan kenapa dia tidak menuntut untuk kenaikan tingkat suku bunga sebesar 50 bps. Namun hal ini dipastikan ada di meja pertemuan pada pertemuan – pertemuan berikutnya.
Sementara itu komentar yang terbaru dari Presiden European Central Bank (ECB) yang menurunkan resiko dari stagflasi telah membantu membatasi turunnya EUR/USD. Meskipun demikian EUR/USD memiliki fundamental yang cenderung turun sehingga setiap gerakan naik akan mengundang para penjual baru.
“Support” terdekat menunggu di 1.1035 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1000 dan kemudian 1.0970. “Resistance” terdekat menunggu di 1.1080 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1140 dan kemudian 1.1200.
Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting
Editor: Asido



