(Vibiznews – Forex) EUR/USD terus diperdagangkan di teritori positip di atas 1.0500 di sekitar 1.0520, namun kelihatannya mengalami kesulitan untuk mengumpulkan momentum bullishnya di tengah pergerakan sentimen terhadap resiko ke arah yang negatip.
Secara basis bulanan, core Personal Consumption Expenditures (PCE) index AS naik 0.3% pada bulan Maret. Angka inflasi ini sesuai dengan yang diperkirakan pasar. Inflasi inti selama setahun naik 5.2% sementara pasar memperkirakan kenaikan sebesar 5.3%.
Sementara itu, perkiraan terbaru dari GDP AS kuartal pertama turun 1.4% dibandingkan dengan yang diperkirakan pasar kenaikan 1.0%. Meskipun demikian, angka detilnya tetap kuat dengan Personal Consumption naik 2.7%, Disposable Income naik 4.8% dan Gross Private Investment naik 2.3%. Dengan demikian pertumbuhan permintaan swasta tetap kuat.
Tekanan jual yang berat terhadap dollar AS dan data terbaru dari area euro telah membantu pasangan matauang EUR/USD naik pada awal perdagangan hari Jumat.
Ekonomi Jerman bertumbuh sebesar 3.7% YoY pada kuartal pertama, dibandingkan dengan yang diperkirakan di 3.6%. Harmonised Index of Consumer Prices (HICP) tahunan di area euro naik ke 7.5% pada bulan April dari 7.4% pada bulan Maret dan Core HICP naik ke 3.5% pada periode yang sama, melampaui perkiraan pasar di 3.2%.
ECB memberikan catatan bahwa adalah kritikal untuk terus menyediakan dukungan kebijakan moneter dan fiscal di tengah situasi geopolitik yang sulit.
“Support” terdekat menunggu di 1.0500 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.0460 dan kemudian 1.0415. “Resistance” terdekat menunggu di 1.0560 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.0605 dan kemudian 1.0650.
Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting
Editor: Asido.



