IHSG Rabu Pagi Melemah ke Sekitar 6.803; Koreksi Hari Kedua, Paska Rally Kuat

396
IHSG
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu pagi ini (8/11) terpantau melemah 40,500 poin (0,59%) ke level 6.803,290 setelah dibuka turun ke level 6.817,742.

IHSG lanjut terkoreksi di hari keduanya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed bias menguat menyusul Wall Street yang semalam ditutup menguat dan membukukan rally panjang dalam 2 tahun terakhir.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini menguat 0,20% atau 31 poin ke level Rp 15.623, dengan dollar AS di pasar uang Asia merangkak naik setelah menguat bertahap 2 hari di sesi global sebelumnya; rebound dari tekanan jual minggu lalu di tengah melemahnya euro oleh mengecewakannya data ekonomi Jerman, serta menjelang pidato pimpinan the Fed Powell malam ini.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.654, serta terpantau bangkit dari koreksi tajam kemarin, serta menjaga jarak dari area overbought-nya.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 26,048 poin (0,38%) ke level 6.817,742. Sedangkan indeks LQ45 turun 5,542 poin (0,61%) ke level 907,888. Pagi ini IHSG melemah 40,500 poin (0,59%) ke level 6.803,290. Sementara LQ45 terlihat turun 0,85% atau 7,802 poin ke level 905,628.

Tercatat saat ini sebanyak 145 saham naik, 269 saham turun dan 208 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street pada penutupan tadi malam secara serempak menguat serta mencatat rally panjang dalam 2 tahun terakhir khususnya S&P 500 dan Nasdaq. Sedangkan, bursa regional pagi ini mixed bias menguat, di antaranya Nikkei yang menanjak 0,17%, dan Indeks Hang Seng yang naik 0,40%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dibuka dalam koreksi di hari keduanya setelah sempat rally kuat sebelumnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini bias menguat menyusul Wall Street yang semalam ditutup menguat dan membukukan rally.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan masih di zona merahnya dan berupaya mengurangi loss, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.836 dan 6.961. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.640, dan bila tembus ke level 6.622.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group