IHSG Rabu Pagi Melemah ke Sekitar 7.213; Masih Konsolidasi, Bursa Asia Variatif

247
IHSG
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu pagi ini (23/1), terpantau melemah 43,499 poin (0,60%) ke level 7.212,730 setelah dibuka turun ke level 7.235,529.

IHSG bergerak terkoreksi searah regional, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed bias melemah dengan Hang Seng terus melaju, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam variatif dan S&P 500 kembali mencetak rekor baru.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini melemah 0,28% atau 44 poin ke level Rp 15.730, dengan dollar AS di pasar uang Asia merangkak perlahan setelah naik 2 hari di sesi global sebelumnya; mencapai sekitar 6 minggu tertingginya di tengah penurunan yen setelah BOJ mempertahankan suku bunga negatif, serta menanti rilis keputusa ECB pada Kamis nanti.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.686, serta terpantau tertekan ke level hampir 3 bulan terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 20,700 poin (0,29%) ke level 7.235,529. Sedangkan indeks LQ45 turun 2,954 poin (0,30%) ke level 968,819. Pagi ini IHSG melemah 16,148 poin (0,22%) ke level 7.243,550. Sementara LQ45 terlihat turun 0,17% atau 1,659 poin ke level 971,012.

Tercatat saat ini sebanyak 168 saham naik, 302 saham turun dan 204 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street berakhir semalam mixed dengan S&P 500 mencetak rekor barunya namun Dow Jones terkoreksi. Sedangkan, bursa regional pagi ini mixed menguat, di antaranya Nikkei yang menurun 0,68%, dan Indeks Hang Seng yang melejit 1,20%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dibuka dalam bias terkoreksi setelah dua kali rebound, sementara bursa kawasan Asia pagi ini bias melemah dengan Hang Seng yang melaju, serta mencermati Wall Street yang berakhir variatif.

Berikutnya IHSG kemungkinan masih sideways di area konsolidasi, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.390 dan 7.401. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7.156, dan bila tembus ke level 7.093.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group