(Vibiznews – Commodity) – Harga karet Jepang naik pada har Senin, karena Cina memberi kekecualian untuk pembatasan ekspor chip Nexperia untuk penggunaan sipil, sementara melemahnya yen membuat harga komoditas Jepang lebih murah bagi pembeli dengan mata uang diluar yen .
Harga karet April di the Osaka Exchange (OSE) naik 1.76% menjadi 318.5 yen ($2.11) per kg.
Harga karet Januari di The Shanghai Futures Exchange (SHFE) naik 0.57% menjadi 15,110 yuan ($2,121.30 ) per MT
Harga karet butadiene Desember di SHFE naik 0.39% menjadi 10,275 yuan per MT.
Cina memberikan pengecualian ekspor chip Nexperia untuk aplikasi sipil ungkap Menteri perdagangan hari Minggu. Chip Pabrik Nexperia membuat Chip yang digunakan oleh pabrik mobil.
Penjualan mobil mempengaruhi intensitas pabrik mobil dan melibatkan penggunaan dari ban berbahan karet
Dolar menguat 0.2% terhadap yen menjadi 153.80 setelah komentar dari PM Jepang bahwa pemerintah akan mengganti targe fiskal tahun ini dengan target yang mengukur pengeluaran selama beberapa tahun
Melemahnya yen menyebabkan harga barang Jepang lebih murah apabila dibeli dengan mata uang diluar yen.
Harga minyak naik karena optimisme akan pembukaan kembali pemerintah AS sehingga menaikkan permintaan dari konsumen minyak dunia
Karet alam selalu mengikuti arah dari harga minyak mentah karena bersaing dengan karet sintetis yang dibuat dari minyak
Analisa tehnikal untuk karet Jepang
Suppport pertama di 310 yen kemudian ke 306 yen
Resistant pertama di 315 yen kemudian ke 320 yen
Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting



