IHSG Kamis Pagi Melemah ke Level 7.370; Bursa Asia Bias Menurun, Harga Minyak Melejit Lagi

121
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis pagi ini (12/3), terpantau melemah 19,029 poin (0,26%) ke level 7.370,370 setelah dibuka naik ke level 7.413.213.

IHSG bergerak fluktuatif dalam konsolidasi, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya bias melemah di tengah volatilitas harga minyak dunia dan masih berlanjutnya perang di Timur Tengah, serta mencermati Wall Street yang berakhir kembali melemah.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini menguat terbatas 0,02% atau 3 poin ke level Rp 16.862, dengan dollar AS di pasar uang Asia menanjak setelah menguat 2 hari di sesi global sebelumnya; melaju sekitar 7,5 minggu terkuatnya di tengah investor yang tetap berhati-hati dengan berlanjutnya perang Iran dan harga minyak yang menanjak lagi.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.865, serta terpantau masih bergerak terbatas setelah terkoreksi kemarin.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 23,814 poin (0,32%) ke level 7.413.213. Sedangkan indeks LQ45 naik 1,340 poin (0,18%) ke level 753,590. Pagi ini IHSG melemah 19,029 poin (0,26%) ke level 7.370,370. Sementara LQ45 terlihat turun tipis 0,01% atau 0,100 poin ke level 752,150.

Tercatat saat ini sebanyak 201 saham naik, 343 saham turun dan 155 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street berakhir subuh ini dengan terkoreksi di tengah harga minyak dunia yang kembali melejit mendekati $100 per barrel sekalipun Amerika dan IEA akan mengeluarkan cadangan minyak mereka ke pasar serta berlanjutnya konflik perang Timur Tengah. Dow Jones berakhir turun 0,61%, S&P 500 melemah 0,08%, serta Nasdaq berkurang 0,08%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau bias melemah, di antaranya Nikkei yang merosot 1,18%, dan Hang Seng yang turun 0,63%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dalam konsolidasi di dua zona, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya bias melemah di tengah volatilitas harga minyak dunia dan masih berlanjutnya perang di Timur Tengah, serta mencermati Wall Street yang berakhir kembali terkoreksi.

Berikutnya IHSG kemungkinan masih di fase konsolidasi, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.897 dan 8.134. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7,156 dan bila tembus ke level 7,026.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group