IHSG Jumat Siang Melemah 1,8% ke Level 7.229; Area 8 Bulan Terendahnya, Sentimen Negatif Perang

72
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat siang ini (13/3), terpantau melemah signifikan 133,172 poin (1,88%) ke level 7.228,945 setelah dibuka turun ke level 7.337.269.

IHSG bergerak dalam koreksi ke area 8 bulan terendahnya searah sentimen negatif regional, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed bias melemah di tengah naiknya lagi harga minyak dunia ke sekitar $100 per barrel oleh berlanjutnya perang di Timur Tengah, serta mencermati Wall Street yang berakhir serempak dalam koreksi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini melemah 0,24% atau 41 poin ke level Rp 16.926, dengan dollar AS di pasar uang Asia agak naik setelah rally 3 hari di sesi global sebelumnya; sekitar area 7,5 minggu terkuatnya di tengah turunnya euro karena melejitnya lagi harga minyak dan investor memilih dollar sebagai safe haven.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.885, serta terpantau terkoreksi kembali di hari ketiga.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 24,848 poin (0,34%) ke level 7.337.269. Sedangkan indeks LQ45 turun 2,740 poin (0,36%) ke level 748,450. Siang ini IHSG melemah 133,172 poin (1,88%) ke level 7.228,945. Sementara LQ45 terlihat turun 1,89% atau 14,220 poin ke level 736,970.

Tercatat saat ini sebanyak 128 saham naik, 595 saham turun dan 89 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional siang ini terpantau bias melemah, di antaranya Nikkei yang merosot 1,38%, dan Hang Seng yang turun 0,48%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini kembali dalam koreksi, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya bias melemah di tengah naiknya lagi harga minyak dunia oleh berlanjutnya perang Timur Tengah, serta mencermati Wall Street yang berakhir terkoreksi.

Berikutnya IHSG kemungkinan masih bertahan di zona merah, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.897 dan 8.134. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7,156 dan bila tembus ke level 7,026.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group