IHSG Jumat Ditutup Tergelincir 3% ke Level 7.137; Sentimen Negatif Regional, Volatilitas Harga Minyak

121
IHSG
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Jumat sore ini (13/3), terpantau tergelincir tajam 224,905 poin (3,05%) ke level 7.137,212 setelah dibuka turun ke level 7.337.269.

IHSG bergerak merosot ke area 8 bulan lebih terendahnya searah sentimen negatif regional, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya melemah di tengah naiknya lagi harga minyak dunia ke sekitar $100 per barrel oleh berlanjutnya perang di Timur Tengah, serta mencermati Wall Street yang berakhir serempak dalam koreksi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah 0,33% atau 55 poin ke level Rp 16.940, dengan dollar AS di pasar uang Eropa melaju setelah rally 3 hari di sesi global sebelumnya; sekitar area 4 bulan terkuatnya di tengah turunnya euro karena melejitnya lagi harga minyak dan investor memilih dollar sebagai safe haven.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.885, serta terpantau terkoreksi kembali di hari ketiga.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 24,848 poin (0,34%) ke level 7.337.269. Sedangkan indeks LQ45 turun 2,740 poin (0,36%) ke level 748,450. Siang ini IHSG melemah 133,172 poin (1,88%) ke level 7.228,945. Sementara LQ45 terlihat turun 1,89% atau 14,220 poin ke level 736,970.

IHSG kemudian semakin merosot di zona merah dan ditutup melemah tajam 224,905 poin (3,05%) ke level 7.137,212. Sementara LQ45 terlihat turun 3,04% atau 22,860 poin ke level 728,330.  Tercatat saat ini sebanyak 104 saham naik, 629 saham turun dan 86 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau melemah, di antaranya Nikkei yang merosot 1,16%, dan Hang Seng yang turun 0,98%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini kembali tertekan ke area 8 bulan lebih terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya melemah di tengah naiknya lagi harga minyak dunia oleh berlanjutnya perang Timur Tengah, serta mencermati Wall Street yang berakhir terkoreksi.

Berikutnya IHSG kemungkinan masih bearish namun berupaya rebound teknikal, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.765 dan 8.098. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7,071 dan bila tembus ke level 6,955.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group