IHSG Rabu Pagi Melompat 2,8% ke Level 7.168; Regional Melejit, Gencatan Senjata 2 Minggu

100
BEI
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu pagi ini (8/4), terpantau melompat kuat 197,154 poin (2,83%) ke level 7.168,181 setelah dibuka naik ke level 7.003.998.

IHSG bergerak rebound tajam searah dengan regional menjauhi area 9 bulan terendahnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya menguat signifikan dipimpin Kospi di antara kesepakatan gencatan senjata 2 minggu antara AS – Iran yang menarik turun harga minyak mentah dunia, serta mencermati Wall Street yang berakhir dengan menguat terbatas.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini masih terbatas dengan menguat tipis 0,02% atau 3 poin ke level Rp 17.087, dengan dollar AS di pasar uang Asia merosot tajam setelah terkoreksi 2 hari di sesi global sebelumnya; tergelincir ke sebulan terendahnya setelah berita kesepakatan gencatan senjata 2 Minggu perang Iran yang melepaskan dollar sebagai safe haven.

Rupiah menguat terbatas dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.090, serta terpantau masih dekat area rekor terendahnya yang terakhir.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 130,350 poin (1,87%) ke level 7.101.37. Sedangkan indeks LQ45 naik 22,610 poin (3,22%) ke level 724,270. Pagi ini IHSG melompat 197,154 poin (2,83%) ke level 7.168,181. Sementara LQ45 terlihat naik 3,05% atau 21,390 poin ke level 723,050.

Tercatat saat ini sebanyak 511 saham naik, 141 saham turun dan 140 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street ditutup semalam, dengan ketiga indeks acuannya menguat terbatas, di tengah pasar masih menunggu menjelang deadline untuk pembukaan Selat Hormuz. Namun pasar berjangkanya langsung melompat setelah berita gencatan senjata dan harga minyak terkoreksi tajam. Di pasar reguler Dow Jones berakhir naik 0,18%, S&P 500 menguat 0,08%, serta Nasdaq menanjak 0,10%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau menguat, di antaranya Nikkei yang menanjak 4,96%, dan Hang Seng yang naik 2,77%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini balik rebound kuat tinggalkan 9 bulan terendahnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya signifikan dipimpin Kospi di antara kesepakatan gencatan senjata 2 minggu antara AS – Iran yang menarik turun harga minyak mentah dunia, serta mencermati Wall Street yang berakhir dengan menguat terbatas.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan bertahan di zona hijau, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.527 dan 7.765. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,917 dan bila tembus ke level 6,838.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group