(Vibiznews – Commodity) Harga emas berakhir naik pada hari Kamis, terbantu pelemahan dolar AS dan permintaan safe haven.
Harga emas spot berakhir naik 0,98% pada $4.765,40 per ons.
Harga emas berjangka AS kontrak Juni 2026 bergerak naik 0,85% pada $4.818 per ons.
Lihat : Harga Beli Emas Antam Hari ini Jumat 10 April 2026, Naik Rp7.000; Harga Buyback Naik Rp14.000
Kenaikan harga emas juga terdorong keraguan tentang keberlanjutan gencatan senjata AS-Iran meningkatkan permintaan logam mulia sebagai aset safe-haven.
Namun kenaikan harga logam mulia hari ini terbatas karena lonjakan harga minyak mentah yang meningkatkan ekspektasi inflasi yang dapat mendorong bank sentral dunia untuk memperketat kebijakan moneter.
Kenaikan emas juga dibatasi dengan harapan de-eskalasi perang di Timur Tengah ketika Axios melaporkan bahwa negosiasi langsung antara Israel dan Lebanon akan dimulai minggu depan di Washington.
Malam nanti akan dirilis data Inflasi dan Inflasi Inti bulan Maret AS yang diindikasikan meningkat.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas akan dapat bergerak turun jika harga minyak naik yang memicu ekspektasi kenaikan inflasi yang dapat mendorong kenaikan suku bunga Fed. De-eskalasi perang Timur Tengah juga dapat menurunkan permintaan safe haven emas. Juga jika malam nanti data Inflasi dan Inflasi Maret AS terealisir naik dan menguatkan dolar AS, akan menekan harga minyak.
Harga emas spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $4.709-$4.653. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $4.811-$4.857.
Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $4.749-$4.681. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $4.856-$4.895.



