Forex USDJPY 12 Juni 2026: Yen Melemah Kembali Melewati 160, Bersiap Keputusan BOJ Pekan Depan

111

(Vibiznews – Forex) – Posisi mata uang yen Jepang melemah setelah  melonjak tajam sebelumnya terpantau tertekan kembali melewati posisi kritis 160  pada perdagangan sesi Asia hari Jumat  (12/6/2026).

Yen Jepang melemah karena risiko ekonomi akibat ketidakpastian di Timur Tengah dan  menunggu pertemuan kebijakan Bank of Japan (BOJ) minggu depan yang diperkirakan akan menaikkan suku bunga di tengah inflasi.

BOJ diperkirakan akan menaikkan suku bunga kebijakannya sebesar 25 basis poin menjadi 1%, merupakan kenaikan pertama sejak Desember tahun lalu dan level tertinggi sejak 1995.

Sementara itu, diberitakan Gubernur BOJ Kazuo Ueda dirawat di rumah sakit karena infeksi kista hati dan diperkirakan akan absen dari pertemuan tersebut.

Perdagangan hari sebelumnya posisi yen melonjak cukup signifkan hingga naik  0,6% setelah dolar AS mundur tajam menyusul pernyataan Presiden Donald Trump bahwa kesepakatan damai dengan Iran dapat ditandatangani secepatnya akhir pekan ini di Eropa.

Ekonomi Jepang tetap sangat rentan terhadap ketegangan geopolitik di Timur Tengah karena ketergantungannya yang besar pada impor minyak dari kawasan tersebut.

Secara teknikal, pair USDJPY sedang dalam bias bullish yang konsisten namun mulai memasuki fase konsolidasi kritis. Bias bullish jangka pendeka masih tetap kuat.

  • Skenario Naik: Jika USDJPY mampu menmbus  160,46, target kenaikan berikutnya akan menguji 160,75. Jika tembus akan mencoba menembus targat psikologis di 160.90.
  • Skenario Turun: Jika pair tertahan dibawah 160,46, USDJPY akan terkoreksi menuju 159,98. Jika tekanan  berlanjut berpotensi meluncur ke kisaran 159,40 sebelum menuju 159,00.
R3 R2 R1 Pivot S1 S2 S3
161,52 161,05 160,46 159,98 159,40 158,94 158,35