(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis siang ini (16/4), terpantau melemah 27,488 poin (0,36%) ke level 7.596,098 setelah dibuka naik ke level 7.650.734.
IHSG bergerak di dua zona dalam rentang konsolidasi dekat dengan 6 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya bias menguat dipimpin Nikkei yang mencetak rekor tertinggi, di antara harapan perang Iran segera berakhir sesuai pernyataan Presiden Trump yang memicu turunnya kembali harga minyak dunia, serta mengikuti Wall Street yang berakhir semalam dengan mencetak rekor.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini menguat terbatas 0,03% atau 5 poin ke level Rp 17.130 dengan dollar AS di pasar uang Asia menurun setelah terkoreksi 6 hari di sesi global sebelumnya; bearish di sekitar 6,5 minggu terendahnya oleh harapan pasar atas kesepakatan AS – Iran dalam negosiasi diplomasi berikutnya.
Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.135, serta terpantau rebound terbatas namun masih dekat rekor terendahnya kemarin.
Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 27,148 poin (0,36%) ke level 7.650.734. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,740 poin (0,36%) ke level 762,690. Siang ini IHSG melemah 27,488 poin (0,36%) ke level 7.596,098. Sementara LQ45 terlihat turun 0,43% atau 3,280 poin ke level 756,670.
Tercatat saat ini sebanyak 319 saham naik, 330 saham turun dan 167 saham stagnan.
Sementara itu, bursa regional siang ini terpantau menguat, di antaranya Nikkei yang menanjak 2,01%, dan Hang Seng yang naik 1,38%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dalam rentang konsolidasi dekat 6 minggu tertingginya dan searah regional, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya bias menguat dipimpin Nikkei yang mencetak rekor, di antara harapan perang Iran segera berakhir sesuai pernyataan Presiden Trump, serta mengikuti Wall Street yang berakhir dengan mencetak rekor.
Berikutnya IHSG kemungkinan masih konsolidasi dalam bias positif, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.898 dan 8.247. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7,118 dan bila tembus ke level 7,019.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group



