Rekomendsi Forex EUR/USD 22 April 2026 : Dapat Naik Terbantu Pelemahan Dolar AS dan Pernyataan Pejabat ECB

131

(Vibiznews – Forex) Mata uang Euro berakhir turun pada hari Selasa, terbebani pelemahan data ekonomi dan penguatan dolar AS.

Pasangan mata uang EUR/USD ditutup turun 0,37% pada 1.1743.

Data Survei ZEW Jerman bulan April yang dirilis Selasa lalu, yang menunjukkan optimisme investor Jerman turun lebih dari yang diperkirakan ke level terendah dalam 3,5 tahun, menekan Euro.

Ekspektasi pertumbuhan ekonomi menurut survei ZEW Jerman bulan April turun -16,7 menjadi level terendah dalam 3,25 tahun di angka -17,2, lebih lemah dari ekspektasi -5,8.

Selain itu, penguatan dolar AS berdampak negatif terhadap Euro.

Kerugian pada Euro meningkat pada hari Selasa setelah harga minyak mentah pulih dari kerugian awal dan naik lebih dari +2%, yang negatif bagi ekonomi Zona Euro dan Euro, karena Eropa mengimpor sebagian besar energinya.

Swap memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sebesar +25 basis poin oleh ECB sebesar 13% pada pertemuan kebijakan 30 April.

Sore dan malam ini akan ada pernyataan dari pejabat ECB Elderson, Lane, Cipollone, Donnery.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Euro dapat bergerak naik jika pelemahan dolar AS terjadi dan pernyataan hawkish dari pejabat ECB yang mendukung kenaikan suku bunga. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance 1.1783-1.823. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support 1.1711-1.1679.