(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak mentah dunia jenis Brent merosot ke terendah dalam 5 pekan pada perdagangan pasar komoditas internasional sesi Asia hari Rabu (27/5/2026).
Harga minyak mentah turun kebawah $99 per barel karena investor menilai tanda-tanda potensi kemajuan menuju kesepakatan perdamaian AS-Iran di tengah ketegangan yang terjadi dan ketidakpastian seputar Selat Hormuz.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan kesepakatan apa pun masih dapat memakan waktu beberapa hari untuk diselesaikan, dengan masalah yang belum terselesaikan termasuk aset Teheran yang dibekukan dan keraguannya untuk menjamin jalur tanpa batasan melalui Hormuz.
Sebelumnya diberitakan militer AS melakukan serangan pertahanan diri di Iran selatan, sementara Garda Revolusi Iran mengklaim telah menargetkan jet tempur F-35 dan beberapa drone setelah diduga memasuki wilayah udara Iran.
Kekuatan regional termasuk Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab juga mendesak Presiden Donald Trump untuk mengejar diplomasi, di tengah kekhawatiran bahwa eskalasi militer lebih lanjut dapat mendorong Iran untuk membalas dendam terhadap negara-negara tetangga.
Kini harga spot minyak Brent berada di posisi $98,76 atau turun 0,82%, demikian untuk kontrak berjangka bulan Agustus 2026 yang paling banyak diperdagangkan turun 0,83% menjadi $95,87 per barel.
Untuk harga spot minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 1,25% menjadi $92,70 per barel.
Untuk pergerakan selanjutnya harga minyak mentah jenis Brent berjangka akan bertemu kisaran resisten di 96,10 – 100,80 dan support di 93,80 – 89,80.



