Harga Emas Rabu Merosot Akibat Penguatan Data Tenaga Kerja dan Harga Minyak

165

(Vibiznews – Commodity) Harga emas bergerak turun pada hari Rabu, akibat data tenaga kerja AS yang lebih kuat dari perkiraan memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve mungkin akan mempertahankan suku bunga tinggi untuk jangka waktu yang lama.

Harga emas spot bergerak turun 1% pada $4.442,94 per ons.

Harga emas berjangka AS kontrak Agustus 2026 bergerak turun 0,97% pada $4.476,2 per ons.

Data yang dirilis pada hari Selasa menunjukkan lowongan pekerjaan di AS melonjak pada bulan April ke level tertinggi dalam hampir dua tahun, sementara PHK menurun, menunjukkan kekuatan yang berkelanjutan di pasar tenaga kerja.

Sementara itu, ketidakpastian yang berkelanjutan seputar negosiasi AS-Iran berkontribusi pada harga minyak yang lebih tinggi, memicu kekhawatiran tentang inflasi dan memperkuat argumen untuk sikap Fed yang lebih ketat.
Malam nanti akan dirilis data ADP Employment Change Mei AS dan ISM Services PMI Mei AS yang keduanya diindikasikan meningkat.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas dapat bergerak turun dengan kenaikan data tenaga kerja AS, memicu sentimen The Fed dapat menaikkan suku bunga Fed. Juga jika malam nanti data ADP Employment Change Mei AS dan ISM Services PMI Mei AS terealisir meningkat dan menguatkan dolar AS, akan menekan harga emas.

Harga emas spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $4.426-$4.405. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $4.482-$4.517.

Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $4.454-$4.433. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $4.511-$4.547.