IHSG Kamis Pagi Melemah 0,8% ke Level 5.894; Regional Dibuka Merah, Tensi Perang Memanas

111
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis pagi ini (4/6), terpantau melemah 47,435 poin (0,80%) ke level 5.893,631 setelah dibuka turun ke level 5.919.565.

IHSG bergerak bearish di sekitar 5 tahun terendahnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya dibuka bias melemah di tengah tensi geopolitik AS-Iran yang memanas lagi dan menaikkan harga minyak, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dengan ketiga indeks acuannya terkoreksi dari rekor.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini menguat 0,09% atau 17 poin ke level Rp 17.926, dengan dollar AS di pasar uang Asia terkoreksi setelah menguat 3 hari di sesi global sebelumnya; tertahan dari posisi 2 bulan tertingginya di antara tensi perang yang memanas dan sempat mengangkat dollar sebagai safe haven.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.943, serta terpantau rebound terbatas dari rekor terendah kemarin.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 21,501 poin (0,36%) ke level 5.919.565. Sedangkan indeks LQ45 turun 1,000 poin (0,17%) ke level 586,550. Pagi ini IHSG melemah 47,435 poin (0,80%) ke level 5.893,631. Sementara LQ45 terlihat turun 0,16% atau 0,930 poin ke level 586,620.

Tercatat saat ini sebanyak 121 saham naik, 434 saham turun dan 147 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street ditutup pada dini hari tadi dengan ketiga indeks acuannya terkoreksi dari rekor sebelumnya dipicu di antara kekhawatiran naiknya harga minyak dan tingkat inflasi. Dow Jones berakhir turun 1,12%, S&P 500 melemah 0,74%, serta Nasdaq merosot 0,89%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau mixed, di antaranya Nikkei yang turun 1,81%, dan Hang Seng yang merosot 1,07%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini masih bearish di sekitar 5 tahun terendahnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya bias melemah di tengah tensi geopolitik AS-Iran yang memanas lagi, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dengan terkoreksi dari rekor.

Berikutnya IHSG kemungkinan bertahan di zona merah, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.459 dan 6.787. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5,841 dan bila tembus ke level 5,742.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group