IHSG Senin Ditutup Amblas 4,5% ke Level 5.342; Bursa Asia Berakhir Merah, Gencatan Senjata Terancam

171
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Senin sore ini (8/6), terpantau tergelincir tajam 252,628 poin (4,52%) ke level 5.342,137 setelah dibuka turun ke level 5.486.311.

IHSG bergerak lanjut bearish ke sekitar 5 tahun 7 bulan terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya melemah dipimpin Kospi yang anjlok 8% di antara serangan rudal Iran ke Israel yang mengancam rapuhnya gencatan senjata dan menaikkan harga minyak, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dalam koreksi signifikan.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini merosot tajam 0,86% atau 155 poin ke level Rp 18.170, dengan dollar AS di pasar uang Eropa menanjak setelah melejit di sesi global sebelumnya; rally ke 9 minggu tertingginya setelah data NFP Amerika yang kuat mengangkat estimasi prospek kenaikan suku bunga the Fed.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 18.015, serta terpantau tergelincir ke level rekor terendah yang baru, lanjut bearish memasuki minggu yang kesebelas.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 108,454 poin (1,94%) ke level 5.486.311. Sedangkan indeks LQ45 turun 12,060 poin (2,16%) ke level 554,690. Siang ini IHSG merosot 160,459 poin (2,87%) ke level 5.434,306. Sementara LQ45 terlihat turun 2,77% atau 15,430 poin ke level 542,320.

IHSG kemudian semakin tertekan ke oversold area dan ditutup merosot tajam 252,628 poin (4,52%) ke level 5.342,137. Sementara LQ45 terlihat turun 5,50% atau 30,670 poin ke level 527,080. Tercatat saat ini sebanyak 78 saham naik, 661 saham turun dan 78 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau bias melemah, di antaranya Nikkei yang merosot 3,85%, dan Hang Seng yang turun 1,22%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bearish di area 5,5 tahun lebih terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya melemah dipimpin Kospi yang anjlok 8% di antara serangan rudal Iran ke Israel yang mengancam gencatan senjata, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dalam koreksi signifikan.

Berikutnya IHSG kemungkinan tetap bearish di zona merah, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.286 dan 6.459. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5,317 dan bila tembus ke level 5,073.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group