Forex Dolar AS 16 Juni 2026: Terkonsolidasi di 99,40: Euro dan Poundsterling Intip Peluang Rebound Sesi Eropa

118

(Vibiznews – Forex) – Pergerakan indeks Dolar AS (DXY) terpantau mulai menunjukkan tanda-tanda konsolidasi di sekitar level 99,40 pada perdagangan forex sesi Asia Selasa (16/6/2026).

Setelah sempat mengalami tekanan pada sesi sebelumnya akibat meredanya tensi geopolitik global, fokus para pelaku pasar kini beralih sepenuhnya pada aspek fundamental ekonomi AS, khususnya transisi kepemimpinan di Federal Reserve (The Fed) yang bertepatan dengan minggunya bank sentral dunia.

Dolar AS sempat berada di bawah tekanan jual setelah Presiden Donald Trump mengumumkan tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran.

Langkah ini, yang dijadwalkan akan ditandatangani secara resmi di Swiss pada hari Jumat mendatang, diproyeksikan akan memulihkan akses penuh jalur maritim krusial di Selat Hormuz.

Pemulihan ini memberikan sentimen positif bagi aset-aset berisiko  dan mengurangi daya tarik dolar sebagai  safe-haven.

Pasar kini sedang menahan napas menantikan rapat kebijakan moneter Federal Reserve yang pertama di bawah kepemimpinan Ketua baru,  Kevin Warsh.

Meskipun The Fed secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya tetap tidak berubah  pada pertemuan kali ini, tantangan yang dihadapi tidaklah mudah.

Karena data inflasi AS terbaru menunjukkan angka yang lebih tinggi dari perkiraan yang dipicu oleh efek sisa konflik Timur Tengah sebelumnya yang sempat mendorong harga energi meroket. Kondisi ini menuntut kehati-hatian tingkat tinggi dari Kevin Warsh dalam  narasi kebijakan moneter pertama ke publik.

Secara teknikal, dolar AS juga bergerak dalam rentang terbatas karena investor bermaksud wait and see terhadap keputusan suku bunga dari berbagai beberapa bank sentral seperti Jepang (BOJ), Australia (RBA), dan Inggris (BOE).

Posisi indeks kini tertahan di area resisten psikologis di bawah level 100.0, tepatnya pada kisaran 99.43. Jika tekanan jual berlanjut akan turun ke area support dan menguji  99.20 – 99.00.

Sebaliknya, jika posisi indeks naik kembali ke posisi tertinggi  99,47 maka akan menguji resisten  99.50 – 99.70.

Terhadap rival utamanya, posisi dolar AS sedang menguat terbatas kecuali terhadap yen Jepang. Yen sedang bergerak rebound menanti pengumuman kebijakan BOJ beberapa jam lagi. Posisi poundsterling (GBP) dan euro  (EUR) yang sedang koreksi terbatas berpotensi rebound masuki sesi Eropa.