(Vibiznews – Commodity) – Harga emas global bergerak dalam rentang konsolidasi yang cenderung terbatas pada perdagangan komoditas sesi Asia hari Selasa (16/6/2026).
Sentimen pasar saat ini didominasi oleh sikap kehati-hatian investor menjelang agenda penandatanganan kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang diselenggarakan berlangsung di Swiss pada hari Jumat mendatang.
Sementara itu baik Washington maupun Teheran belum merilis teks nota kesepahaman tersebut, sehingga membuat investor berhati-hati. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio juga memperingatkan bahwa kesepakatan akhir mungkin masih membutuhkan beberapa hari untuk diselesaikan.
Pasar juga menantikan serangkaian keputusan kebijakan bank sentral minggu ini, dengan Federal Reserve akan mengadakan pertemuan pertamanya di bawah ketua baru Kevin Warsh dan secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah.
Secara fundamental, penurunan emas lebih lanjut tertahan oleh data inflasi domestik AS yang belakangan dirilis lebih tinggi dari perkiraan, serta antisipasi pasar terhadap arah kebijakan suku bunga The Fed di bawah kepemimpinan ketua barunya, Kevin Warsh.
Harga emas spot pada sesi perdagangan Asia terkini naik 0,21% ke $4318,84, namun untuk harga emas comex kontrak bulan Agustus 2026 bergerak fluktuatif yang turun 0,34% ke $4337,90.
Untuk pergerakan selanjutnya, harga emas secara teknikal diperkirakan bergerak positif dengan kini berada di posisi $4318,50 yang naik menuju posisi 4325,70. Dan jika tembus akan menguji $4350 – $4365.
Namun jika harga tertahan di bawah $4320 berpotensi berbalik arah dan turun kembali ke $4305,93 jika tembus meluncur ke kisaran $4290 sebelum capai support kuat di S1.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 4472,03 | 4420,54 | 4365,01 | 4313,52 | 4257,98 | 4206,50 | 4150,97 |








