
(Vibiznews – Forex) – Pergerakan indeks Dolar AS (DXY) bergerak konsolidasi pada perdagangan forex sesi Eropa hari Rabu (17/06/2026).
Sentimen pasar saat ini dicakup oleh sikap kehati-hatian investor (wait and see) menjelang pengumuman kebijakan moneter Federal Reserve, sekaligus mencerminkan meredanya ketegangan geopolitik global yang menekan aset safe-haven.
Pada perdagangan sesi Asia hingga Eropa hari ini, indeks Dolar AS berkonsolidasi di kisaran 99.24 – 99.38, tertahan di bawah level psikologis 100 setelah sempat mencatatkan reli pada awal bulan berkat data ketenagakerjaan Non-Farm Payrolls (NFP) AS yang tangguh.
Pengumuman kebijakan The Fed pada Kamis dinihari akan menjadi keputusan kebijakan moneter pertama di bawah kepemimpinan Ketua Fed yang baru, Kevin Warsh.
Pasar sangat mengantisipasi proyeksi ekonomi terbaru dan arah acuan suku bunga. Investor mengantisipasi apakah Fed akan merespons inflasi Mei yang berada di angka 4.20% dengan sikap yang lebih hawkish atau seimbang guna menjaga pertumbuhan ekonomi.
Berita mengenai rencana penandatanganan resmi nota kesepahaman (MoU) perjanjian damai terkait Selat Hormuz di Swiss pada hari Jumat ini cukup meredakan kecemasan pasar.
Meredanya risiko geopolitik membuat harga minyak mentah Brent jatuh ke area $79 per barel (level terendah dalam 3 bulan terakhir). Kurangnya ketegangan ini otomatis memicu aksi ambil untung pada dolar AS dan mengalihkan sebagian arus modal kembali ke mata uang regional serta aset berisiko.
Terhadap beberapa rival utamanya, Euro terpantau stabil di kisaran $1,1603, Poundsterling bergerak datar di $1,3418, sementara Yen Jepang rebound di sekitar 160,10 per dolar.
Secara teknikal, bias harian indeks dolar saat ini cenderung netral hingga bearish jangka pendek selama pergerakannya tertahan di bawah area 100.00.
Jika posisi indeks sebelum pengumuman Fed, resisten terdekat berada di 99.50 hingga batas psikologis kuat di 100.00.
Namun bergerak sebaliknya, jika indeks dolar terkoreksi menuju posisi pembukaan di 99,29, posisi selanjutnya akan menyentuh posisi terendah di 99,24 sebelum kemudian ke posisi psikologis 99,00.







