(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Senin sore ini (22/6), terpantau melandai dengan turun 60,45 poin (0,98%) ke level 6.116,69 setelah dibuka kuat di level 6.217.04.
IHSG berakhir melemah sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya menguat karena Washington dan Teheran menyepakati peta jalan untuk mencapai kesepakatan akhir dalam 60 hari, meredakan kekhawatiran pasar setelah kedua pihak saling melontarkan ancaman baru terkait permusuhan di Lebanon.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah 0,22% atau 39 poin ke level Rp 17.843, dengan dollar AS di pasar uang Eropa melandai tertahan di 13 bulan tertingginya.
Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 39,910 poin (0,65%) ke level 6.217.049 dengan indeks LQ45 naik 4,740 poin (0,78%) ke level 614,140. Kini LQ45 berakhir turun 1,67 persen ke level 599,20.
Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau menguat, di antaranya Nikkei dan Kospi yang mencetak rekor tertinggi terbaru.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dalam konsolidasi, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya bias menguat.
Berikutnya IHSG kemungkinan masih dalam rentang konsolidasi, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.460 dan 6.631. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5,677 dan bila tembus ke level 5,371.








