Hang Seng Turun dari Tertinggi 2 Pekan Karena Melambatnya Proyeksi Ekonomi TIongkok

55
hang seng

(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Hong Kong membalikkan kenaikan sebelumnya pada perdagangan hari Selasa (7/7/2026) merespon proyeksi World Bank akan pertumbuhan ekonomi Tiongkok.

Indeks Hang Seng terkoreksi dari posisi tertinggi dalam 2 pekan   dengan saham properti memimpin penurunan.

Sentimen melemah setelah World Bank memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Tiongkok akan melambat menjadi 4,4% pada tahun 2026 dan 4,3% pada tahun 2027.

World Bank beralasan dengan penurunan sektor properti yang berkepanjangan dan permintaan konsumen yang lesu.

Sementara itu, Beijing dan Hong Kong mengumumkan langkah-langkah baru untuk memperluas perdagangan mata uang, obligasi, dan emas, bertujuan untuk memperkuat peran kota tersebut sebagai pusat yuan lepas pantai terkemuka.

Indeks Hang Seng ditutup turun 0,5% atau 119 poin dan ditutup pada 23.497, demikian indeks saham Cina Enterprise (HSCE) turun 0,54% menjadi 7.770,26.

Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Juni 2026 bergerak positif dengan  berakhir  turun 0,30% menjadi 23474.

Secara sektoral, saham pengembang properti memimpin kerugian setelah indeks sektor tersebut turun lebih dari 3%, sementara saham teknologi juga diperdagangkan lebih rendah.

Di antara saham-saham yang mengalami penurunan signifikan adalah Kuaishou (-12,0%), Kingboard Laminates (-5,2%), Xiaomi (-0,8%), SMIC (-3,0%), dan AIA (-1,9%).