(Vibiznews – Forex) Indeks dolar AS berakhir turun pada hari Rabu, terpicu pemulihan pasar saham, yang mengurangi permintaan likuiditas untuk dolar AS.
Indeks dolar AS ditutup turun 0,12% pada 101,06.
Dolar awalnya bergerak lebih tinggi pada hari Rabu di tengah lonjakan harga minyak mentah karena ketegangan antara AS dan Iran meningkat.
Harga minyak mentah yang lebih kuat pada hari Rabu mendorong ekspektasi inflasi dan dapat membujuk The Fed untuk mempertahankan kebijakan moneter yang ketat, faktor pendukung bagi dolar.
Selain itu, peningkatan ketegangan antara AS dan Iran telah meningkatkan permintaan dolar AS sebagai aset safe haven.
AS melancarkan serangan terhadap lebih dari 80 target di Iran sebagai tanggapan atas serangan Iran terhadap kapal komersial di Selat Hormuz. Selain itu, Presiden Trump mengatakan gencatan senjata dengan Iran telah berakhir, meningkatkan prospek ketegangan baru di kawasan tersebut.
Risalah rapat FOMC tanggal 16-17 Juni bersifat hawkish dan mendukung dolar, karena menyatakan bahwa “Para peserta umumnya menilai bahwa informasi yang diterima selama periode antar rapat menunjukkan bahwa risiko kenaikan terhadap stabilitas harga tetap tinggi sementara risiko penurunan terhadap pencapaian lapangan kerja maksimal telah sedikit berkurang.”
Pasar swap memperkirakan peluang kenaikan suku bunga +25 bp pada rapat FOMC berikutnya pada tanggal 28-29 Juli sebesar 31%.
Malam nanti akan dirilis data Initial Jobless Claim minggu lalu AS yang diindikasikan meningkat.
Juga akan dirilis data Existing Home Sales Juni AS yang diindikasikan meningkat.
Juga akan ada pernyataan pejabat Fed Williams dan Logan.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya di awal pekan, indeks dolar AS dapat bergerak naik jika ketegangan AS-Iran terus meningkat dan harga minyak naik yang memicu ekspektasi kenaikan inflasi. Juga jika data Existing Home Sales Juni AS terealisir naik dan pernyataan pejabat Fed hawkish bagi kebijakan suku bunga Fed, akan menguatkan dolar AS. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 100,91-100,76. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 101,24-101,42.








