(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis pagi ini (9/7), terpantau melemah 14,867 poin (0,25%) ke level 5.858,505 setelah dibuka turun ke level 5.865.768.
IHSG bergerak terkoreksi di hari kedua, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya dibuka mixed bias melemah di tengah memanasnya tensi geopolitik Iran yang menaikkan harga minyak dunia, serta mencermati Wall Street yang semalam serempak berakhir mixed bias terkoreksi.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini masih melemah terbatas 0,06% atau 10 poin ke level Rp 18.000, dengan dollar AS di pasar uang Asia turun sempit setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya, bergerak tertahan di antara gejolak geopolitik Timur Tengah dan pasar mencerna perbedaan pandangan dalam minutes the Fed.
Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.990, serta terpantau melemah di hari ketiga ke sekitar 3,5 minggu terendahnya.
Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 7,604 poin (0,13%) ke level 5.865.768. Sedangkan indeks LQ45 turun 1,770 poin (0,30%) ke level 581,110. Pagi ini melemah 14,867 poin (0,25%) ke level 5.858,505. Sementara LQ45 terlihat turun 0,42% atau 2,420 poin ke level 580,460.
Tercatat saat ini sebanyak 248 saham naik, 264 saham turun dan 178 saham stagnan.
Sementara itu, bursa Wall Street ditutup pada dini hari tadi dengan mixed bias melemah, di tengah tensi geopolitik Timur Tengah yang memanas oleh pernyataan AS bahwa gencatan senjata berakhir yang memicu naiknya lagi harga minyak dunia. Dow Jones berakhir turun 1,09%, S&P 500 melemah 0,28%, serta Nasdaq menanjak 0,20%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau mixed, di antaranya Nikkei yang turun 1,81%, dan Hang Seng yang naik 0,21%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dalam koreksi profit taking di hari keduanya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed bias melemah melemah di tengah kenaikan harga minyak mentah dunia, serta mencermati Wall Street yang berakhir mixed bias terkoreksi.
Berikutnya IHSG kemungkinan akan di rentang konsolidasi dan bias koreksi, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.171 dan 6.377. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5,317 dan bila tembus ke level 5,073.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group







