(Vibiznews – Index) Bursa saham Hong Kong ditutup melonjak tajam pada perdagangan hari Rabu, 29 Juli 2026, mencatatkan performa luar biasa sebagai pemimpin penguatan di kawasan Asia-Pasifik yang menonjol di tengah tekanan jual pada bursa regional lainnya.
Indeks Hang Seng ditutup naik 1,96% atau bertambah 497,07 poin untuk mengakhiri perdagangan di level 25.807,92. Sepanjang sesi hari ini, indeks dibuka melesat pada posisi 25.487,16 yang sekaligus menjadi level terendah harian, dan terus bergerak mendaki hingga nyaris ditutup pada level tertinggi hariannya di 25.808,93.
Penguatan signifikan bursa Hong Kong utamanya didorong oleh pemulihan kuat pada saham-saham platform internet seiring meredanya kekhawatiran global terhadap valuasi sektor kecerdasan buatan. Saham raksasa teknologi memimpin reli, dengan Tencent melonjak 4,3% dan Alibaba naik 1,4%, yang berkontribusi mengangkat indeks Hang Seng Tech melonjak tajam hingga 10% sepanjang bulan ini.
Selain itu, ketangguhan Hang Seng ditopang oleh struktur pasarnya yang minim eksposur terhadap emiten infrastruktur perangkat keras kecerdasan buatan. Berbeda dengan bursa Korea Selatan dan Jepang yang hancur lebur karena bobot berat saham memori cip, karakteristik Hang Seng yang dinilai lebih defensif ini justru sukses menarik arus modal asing masuk untuk mengamankan portofolio investasi mereka.
Geliat positif juga mengalir dari sektor properti serta pasar penawaran umum perdana. Para investor domestik terpantau melakukan rotasi besar-besaran menuju sektor ekonomi tradisional yang sebelumnya tertinggal, memicu lonjakan saham real estate sebesar 3,7%.
Di samping itu, antusiasme pasar modal Hong Kong semakin mendapat dorongan kuat berkat rencana penawaran umum perdana raksasa fesyen cepat Shein yang membidik target valuasi mencapai 40 miliar hingga 50 miliar dolar AS.








