(Vibiznews – Commodity) Harga perak ditutup melonjak pada hari Selasa, terdorong penurunan harga minyak mentah dan kenaikan harga tembaga.
Harga perak spot ditutup melonjak 2,28% pada $59,52.
Harga perak berjangka AS kontrak September 2026 ditutup melonjak 4,13% pada $60,25.
Harga minyak mentah WTI anjlok lebih dari 5% ke level terendah dalam tiga minggu pada hari Selasa, sehingga menurunkan ekspektasi inflasi yang dapat mendorong bank sentral global untuk melonggarkan kebijakan moneter, menjadi sentimen yang menguntungkan bagi logam mulia.
Selain itu, penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS (T-note) pada hari Selasa juga memberikan dukungan bagi harga logam mulia.
Menteri Keuangan AS Bessent menyatakan ada kemungkinan akan mencapai kesepakatan pada hari Selasa atau Rabu untuk membuka selat Hormuz.
Seorang juru bicara Qatar menyatakan bahwa usulan resolusi “sedang diedarkan antara AS dan Iran,” sembari memperingatkan bahwa kesepakatan belum tercapai.
Harga perak juga mendapat dorongan tambahan dari lonjakan harga tembaga pada hari Selasa yang mencapai level tertinggi dalam dua bulan.
Harga tembaga melonjak karena persediaan tembaga di LME (London Metal Exchange) turun ke level terendah dalam lima bulan akibat peningkatan impor tembaga AS. Lebih dari 200.000 metrik ton tembaga tiba di pelabuhan-pelabuhan AS pada bulan Juli—volume bulanan terbesar dalam data sejak tahun 2014—karena importir AS menimbun tembaga menjelang keputusan Presiden Trump mengenai tarif impor tembaga olahan. Masuknya impor tembaga ke AS ini telah memperketat pasokan tembaga bagi wilayah dunia lainnya.
Analyst Vibiz Research memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga perak dapat bergerak naik terpicu penurunan harga minyak dengan adanya harapan pembicaraan AS-Iran, sehingga menurunkan ekspektasi kenaikan inflasi dan suku bunga. Juga kenaikan harga tembaga mendukung kenaikan harga perak.
Harga perak spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $60,37-$61,22. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $58,34-$57,16.
Harga perak berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $60,96-$61,68. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $58,86-$57,48.








