Rekomendasi Forex AUD/USD 11 Agustus 2026 : Menantikan Keputusan RBA

99

(Vibiznews – Forex) AUD/USD ditutup sedikit melemah 0,19% ke kisaran 0,7054 pada perdagangan Senin, memberikan sebagian keuntungan setelah mencatatkan penguatan enam pekan berturut-turut. Pasangan ini tetap bertahan mendekati level tertinggi delapan pekan, dengan fokus pasar kini tertuju pada keputusan kebijakan moneter Reserve Bank of Australia (RBA) yang akan diumumkan Selasa.

Analisis Fundamental

1. Keputusan Kebijakan RBA yang Dinanti

RBA dijadwalkan mengumumkan keputusan suku bunga pada Selasa, 11 Agustus pukul 12.30 waktu Singapura, disertai Statement on Monetary Policy terbaru dan konferensi pers Gubernur Michele Bullock. Skenario dasar pasar memperkirakan RBA akan mempertahankan suku bunga acuan di 4,35% untuk pertemuan kedua berturut-turut, setelah sebelumnya menaikkan suku bunga sebanyak tiga kali sepanjang 2026. Namun, pelaku pasar tidak boleh berasumsi siklus pengetatan telah resmi berakhir — pernyataan bahwa RBA tetap siap menaikkan suku bunga lagi jika diperlukan (hawkish hold) berpotensi menjadi kejutan yang mendukung penguatan dolar Australia.

2. Data Inflasi Australia yang Masih Kuat namun Melunak Sedikit

Inflasi inti (Trimmed Mean CPI) Australia tercatat naik ke 3,6% secara tahunan pada Juni, dari 3,5% pada Mei, namun sedikit di bawah ekspektasi pasar sebesar 3,7%. Data yang sedikit di bawah ekspektasi ini menimbulkan keraguan terbatas mengenai perlunya pengetatan lanjutan oleh RBA, meski secara keseluruhan level inflasi ini masih berada di atas target sehingga mempertahankan bias hawkish bank sentral Australia.

3. Pelemahan Dolar AS Pasca Data Payrolls yang Mengecewakan

Dolar AS tetap tertekan akibat data Non-Farm Payrolls (NFP) AS yang mengecewakan pada Jumat lalu — mencatatkan penurunan lapangan kerja net 23 ribu, jauh di bawah ekspektasi kenaikan 80 ribu, disertai revisi turun tajam pada data dua bulan sebelumnya. Data lemah ini meredam ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed dalam waktu dekat, sehingga memberikan keuntungan relatif bagi mata uang berimbal hasil tinggi seperti dolar Australia.

4. Sensitivitas terhadap Arah Kebijakan The Fed Selanjutnya

Sebagaimana pasangan mata uang mayor lainnya, arah AUD/USD ke depan akan sangat dipengaruhi oleh rilis data inflasi AS pekan ini. Jika data tersebut kembali menunjukkan pelunakan, tekanan terhadap dolar AS berpotensi berlanjut dan memberi ruang tambahan bagi penguatan AUD/USD; sebaliknya, data yang mengejutkan ke sisi hawkish dapat membalikkan arah pergerakan dengan cepat.

Analisis Teknikal

AUD/USD saat ini berkonsolidasi setelah mencatatkan penguatan enam pekan beruntun, dengan pasangan ini sempat menyentuh level tertinggi dua bulan di 0,7088. Jika RBA mempertahankan nada hawkish dalam keputusan besok, AUD/USD berpotensi menembus level 0,7050 dan menguji resistance di 0,7100, terutama apabila disertai pelemahan data ekonomi AS lebih lanjut.

Resistance terdekat: 0,7088 – 0,7100 (area tertinggi dua bulan dan level psikologis penting)

Support terdekat: 0,7000 – 0,6980 (area konsolidasi jika hasil RBA mengecewakan pasar/lebih dovish dari ekspektasi)

Selama AUD/USD bertahan di atas 0,7000, struktur bullish jangka pendek masih relevan untuk dipertahankan menjelang keputusan RBA.

Proyeksi & Rekomendasi Trading

Bias: Netral cenderung bullish, menanti keputusan RBA

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan AUD/USD akan bergerak volatil menjelang dan pasca pengumuman keputusan RBA, dengan potensi penguatan lanjutan apabila bank sentral mempertahankan nada hawkish dalam pernyataannya. Pelemahan dolar AS pasca data payrolls yang lemah turut menjadi faktor pendukung bagi mata uang Australia.

Skenario Level Aksi
RBA Hawkish Hold / Breakout Resistance 0,7088 – 0,7100 Peluang buy on breakout menuju target psikologis 0,71
Rentang Konsolidasi 0,7000 – 0,7088 Wait and see hingga keputusan RBA dan konferensi pers Gubernur Bullock
RBA Dovish / Break Support 0,7000 – 0,6980 Potensi koreksi tajam; peluang sell on rebound jika nada RBA lebih dovish dari ekspektasi

Rekomendasi: WAIT AND SEE menjelang keputusan RBA; bagi trader yang ingin masuk lebih awal, entry BUY dapat dipertimbangkan mendekati support 0,7000 dengan target 0,7088–0,7100 dan stop loss di bawah 0,6980, mengingat tingginya potensi volatilitas di sekitar rilis kebijakan.

Faktor Risiko yang Perlu Diwaspadai

  1. Keputusan RBA dan nada Statement on Monetary Policy — hasil yang lebih dovish dari ekspektasi dapat memicu pelemahan tajam AUD.
  2. Data inflasi (CPI) AS pekan ini yang dapat mengubah arah ekspektasi kebijakan The Fed secara signifikan.
  3. Volatilitas tinggi di sekitar jam pengumuman RBA — disarankan memperketat manajemen risiko pada periode tersebut.
Disclaimer: Analisis ini disusun oleh Vibiz Research Center untuk tujuan informasi dan edukasi pasar, bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk membeli/menjual instrumen keuangan tertentu. Keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.