Rekomendasi Forex Dolar AS 28 Agustus 2026 : Terbebani Penguatan Pasar Saham; Harapkan Komentar Hawkish Ketua Fed Warsh

103

(Vibiznews – Forex) Indeks dolar ditutup turun tipis pada hari Kamis terbebani penguatan pasar saham.

Indeks dolar AS berakhir turun 0,01% pada 99,11.

Dolar mendapat dukungan pada hari Kamis setelah data klaim tunjangan pengangguran mingguan AS turun secara tak terduga, yang mengindikasikan kekuatan pasar tenaga kerja.

Data klaim awal tunjangan pengangguran mingguan AS turun secara tak terduga sebesar 4.000 menjadi 203.000, menunjukkan kondisi pasar tenaga kerja yang lebih kuat dibandingkan perkiraan kenaikan menjadi 208.000.

Selain itu, komentar bernada hawkish pada hari Kamis dari Presiden The Fed Kansas City, Jeff Schmid, dan Presiden The Fed Cleveland, Beth Hammack, turut mendukung dolar; keduanya menyatakan bahwa kebijakan The Fed saat ini belum berada di wilayah restriktif.

Presiden The Fed Kansas City, Jeff Schmid, menyatakan bahwa kebijakan The Fed saat ini tidak menghambat perekonomian di tengah inflasi yang terus berada di atas target 2%. Ia menambahkan bahwa penetapan suku bunga “mungkin bersifat akomodatif pada tenor jangka pendek” dan bahwa “masih ada pekerjaan yang harus dilakukan.”

Presiden The Fed Cleveland, Beth Hammack, mengatakan bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk bertindak dalam meredam inflasi, seraya menambahkan, “Menurut saya, langkah yang tepat bagi The Fed adalah menerapkan pengetatan guna membantu menurunkan kembali inflasi ke tingkat target.”

Namun, dolar AS kehilangan kenaikannya seiring dengan reli pasar saham, yang meredam permintaan likuiditas terhadap dolar.

Pasar memperhitungkan adanya peluang sebesar 33% untuk kenaikan suku bunga sebesar +25 basis poin pada pertemuan FOMC berikutnya, tanggal 15-16 September.

Malam nanti akan disampaikan pidato dari Ketua Fed Kevin Warsh, yang jika memberikan pernyataan hawkish untuk kebijakan suku bunga, akan menguatkan dolar AS.

Juga akan dirilis data Non Farm Payrolls Annual Revision, yang jika terealisir turun akan menguatkan dolar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS dapat bergerak turun terbebani penguatan pasar saham. Namun jika pernyataan Ketua Fed Kevin Warsh memberikan sinyal hawkish bagi kebijakan suku bunga, akan menguatkan dolar AS. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 99,03-98,96. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 99,22-99,34.