IHSG Rabu Pagi Melemah Tipis ke Level 6.682; Bursa Asia Mixed, Timur Tengah Lanjut Memanas

85
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu pagi ini (9/9), terpantau melemah tipis 4,432 poin (0,07%) ke level 6.682,011 setelah dibuka naik ke level 6.700.836.

IHSG bergerak dalam konsolidasi masih di level 17 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya dibuka mixed bias melemah di tengah memanasnya tensi geopolitik Timur Tengah dan harga minyak dunia yang melaju, serta mencermati Wall Street yang semalam berakhir dalam koreksi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini menguat 0,07% atau 12 poin ke level Rp 17.613, dengan dollar AS di pasar uang Asia menurun setelah melemah 2 hari di sesi global sebelumnya, tertekan di sekitar 2,5 minggu terendahnya oleh rally yen Jepang ke-7 bulan tertingginya di antara ekspektasi pengetatan moneter Jepang.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.625, serta terpantau bertahan di area 4 bulan tertingginya.

Mengawali perdagangannya, IHSG terpantau menguat 14,394 poin (0,22%) ke level 6.700.836. Sedangkan indeks LQ45 turun 0,100 poin (0,02%) ke level 665,480. Pagi ini melemah 4,432 poin (0,07%) ke level 6.682,011. Sementara LQ45 terlihat turun 1,210 poin (0,18%) poin ke level 664,370.

Tercatat saat ini sebanyak 284 saham naik, 246 saham turun dan 201 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street semalam ditutup dalam koreksi signifikan di antara naiknya harga minyak mentah dunia mendekati $100 per barrel oleh panasnya geopolitik kawasan minyak Timur Tengah, dan investor menantikan rilis data inflasi CPI Amerika minggu ini. Dow Jones berakhir turun 1,18%, S&P 500 melemah 0,58%, serta Nasdaq merosot 0,32%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau mixed, di antaranya Nikkei yang naik 0,10%, dan Hang Seng yang turun 0,51%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dalam konsolidasi di level 17 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed di tengah harga minyak dunia yang melaju, serta mencermati Wall Street yang semalam dalam koreksi.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan dalam rentang konsolidasi pendek, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.787 dan 7.002. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,373 dan bila tembus ke level 6,230.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group