(Vibiznews-Index) – Untuk rekomendasi harian Kospi pada perdagangan hari ini, Selasa, 15 September 2026, terlebih dahulu melihat penutupan sesi sebelumnya di awal pekan yang mengalami tekanan cukup berat. Pada perdagangan Senin kemarin, 14 September 2026, indeks KOSPI ditutup tumbang 3,26% atau anjlok 225,54 poin dan berakhir di level 6.684,37. Aksi jual agresif oleh investor asing yang mencatatkan penjualan bersih senilai 3,3 triliun won, pelemahan tajam saham Samsung Electronics sebesar 3,44% dan SK Hynix sebesar 2,21%, serta kepanikan likuidasi posisi berjangka lokal menjadi penekan utama bursa Seoul kemarin.
Sebagai sentimen penggerak pasar hari ini, bursa Wall Street dan bursa saham global diperkirakan masih akan membayangi laju pemulihan KOSPI. Kekhawatiran baru seputar keberlanjutan ekspansi kecerdasan buatan (AI) kembali mencuat setelah para pimpinan pengembang AI global menyerukan penundaan pengembangan demi keselamatan kemanusiaan serta adanya pembatalan rencana penawaran umum perdana. Sentimen ini memicu peninjauan ulang valuasi cip memori canggih seperti HBM4, yang tercermin dari anjloknya indeks semikonduktor Philadelphia sebesar 5,9% semalam dan menjadi beban bagi emiten teknologi Korea Selatan.
Pasar keuangan domestik juga menghadapi tekanan likuiditas ganda dari lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat tenor 10 tahun yang menembus level psikologis 5,0%. Kondisi ini meningkatkan risiko pelarian modal asing ke dolar AS di tengah sikap defensif investor menantikan keputusan suku bunga Federal Reserve dan evaluasi inflasi oleh Bank of Korea. Di pasar komoditas, ketegangan geopolitik yang memicu gangguan jalur pipa membuat minyak mentah Brent melonjak mendekati 105 dolar AS per barel, menambah beban inflasi manufaktur dan menekan nilai tukar Won yang berada di kisaran 1.347 per dolar AS.
Meski demikian, pergerakan KOSPI hari ini diperkirakan mendapatkan bantalan penahan dari aksi perburuan saham murah (bargain hunting) oleh investor ritel domestik. Akumulasi beli bersih ritel di zona bawah yang melampaui 340 miliar won diharapkan mampu meredam laju penurunan agar indeks tidak merosot terlalu dalam.
Secara teknikal menurut analis Vibiz Research Center, pergerakan indeks Kospi hari ini diproyeksikan bergerak volatil dengan kecenderungan menguji area batas bawah. Berdasarkan estimasi pergerakan sesi sebelumnya dengan titik penutupan di 6.684,37, berikut adalah rincian level Pivot Point, Support (S), dan Resistance (R):
| Kategori | Level | Kategori | Level |
| R3 | 6.969,58 | S1 | 6.609,58 |
| R2 | 6.894,79 | S2 | 6.534,79 |
| R1 | 6.789,58 | S3 | 6.429,58 |
| Pivot | 6.714,79 |
Rekomendasi dari analis Vibiz Research Center untuk perdagangan hari ini: Indeks diproyeksikan akan dibuka bergerak di bawah area Pivot di 6.714,79 dan menguji area batas bawah di kisaran level psikologis 6.650. Jika kepanikan pada sektor semikonduktor mereda dan aksi beli ritel mampu mengimbangi tekanan asing pada paruh kedua perdagangan, KOSPI berpeluang melakukan rebound tipis menguji area Pivot dan resisten terdekat di R1 pada level 6.789,58.
Namun sebaliknya, jika aksi jual bersih pemodal asing terus berlanjut tanpa adanya perlawanan yang cukup dari institusi domestik, indeks rentan tergelincir menembus area S1 di 6.609,58 menuju area pengujian berikutnya di S2 pada level 6.534,79.








